Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Bhayangkara FC pada pekan kelima Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Jumat (12/9/2025). Laskar Sape Kerrab sejatinya memiliki banyak peluang untuk meraih kemenangan, namun keberuntungan belum berpihak.
Pada laga tersebut, Madura United sempat mencetak gol melalui Ruxi pada menit ke-36, tetapi dianulir wasit usai melakukan pengecekan VAR. Tak hanya itu, peluang emas kembali hadir ketika wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran pemain Bhayangkara di kotak terlarang. Namun sepakan keras Pedro Monteiro gagal menembus gawang karena berhasil ditepis kiper The Guardian, Muchammad Aqil Savik.
“Sebenarnya kita sudah tampil maksimal dan bermain bagus sepanjang pertandingan, sayang kita gagal merealisasikan target meraih kenangan dan hanya mendapat 1 poin,” kata Pelatih Madura United FC, Angel Alfredo Vera.
Vera menegaskan timnya sebenarnya mampu unggul atas Bhayangkara melihat banyaknya peluang yang tercipta. “Pada waktu normal kita bisa cetak gol, namun dianulir. Kita juga dapat penalti, dan tidak berbuah gol,” ungkapnya.
Meski kecewa dengan hasil akhir, pelatih asal Argentina itu tetap memuji semangat juang anak asuhnya. “Tapi secara keseluruhan, kami sangat puas dengan performa yang ditunjukan pemain, kami senang dengan semangat para pemain sepanjang pertandingan, ini sangat luar biasa,” tegas Vera.
Dengan tambahan satu poin, Madura United kini berada di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 5 poin dari lima laga hasil sekali menang, dua kali imbang, dan dua kali kalah. Mereka mencatatkan empat gol dan kebobolan lima kali.
Selanjutnya, Madura United akan menjalani dua laga tandang beruntun, yakni menghadapi Malut United di Stadion Gelora Kie Raha Ternate pada Jumat (19/9/2025) pukul 19.00 WIB, kemudian melawan PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo Sleman pada Kamis (25/9/2025) pukul 15.30 WIB. [pin/beq]






