Pasuruan (beritajatim.com) – Proses perebutan kursi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan periode 2025–2030 mulai memasuki tahap awal.
Rapat pleno Pengurus Anak Cabang (PAC) di seluruh kecamatan resmi mengusulkan tiga kader terbaik partai banteng.
Nama-nama yang diusulkan antara lain Muhammad Zaini, H. Arifin, dan Ahmad Mujangki. Ketiganya dikenal memiliki pengalaman panjang serta basis dukungan yang kuat di internal partai.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, menegaskan bahwa mekanisme penjaringan berjalan sesuai aturan. “Nama-nama yang muncul adalah hasil pleno PAC yang kemudian diusulkan ke DPP,” ujarnya, Senin (8/9/2025).
Andri memastikan dirinya tidak ikut dalam bursa calon ketua kali ini. Ia menilai sudah saatnya ada regenerasi dan kesempatan bagi kader muda untuk memimpin.
Menurutnya, konsolidasi partai tidak hanya bertumpu pada satu orang saja. “Saya kira penting memberi ruang bagi kader lain untuk berproses,” jelas Andri.
Selanjutnya, usulan nama calon ketua sudah dikirimkan secara online ke DPP PDIP. Keputusan akhir siapa yang akan memimpin akan ditetapkan langsung oleh Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.
Andri mengungkapkan, hasil penetapan akan diumumkan pada konferensi cabang. “Rencananya, konfercab akan digelar akhir September mendatang,” katanya.
Ia pun berpesan agar seluruh kader tetap solid dalam menyambut keputusan partai. “Siapapun yang dipilih harus kita dukung penuh demi memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput,” tambahnya.
Dengan masuknya tiga nama kandidat, dinamika politik internal PDIP Kabupaten Pasuruan diperkirakan akan semakin hangat. Kader di tingkat bawah pun mulai menyiapkan dukungan untuk kandidat andalan masing-masing.
Meski begitu, pihak DPC berharap proses ini berjalan kondusif tanpa menimbulkan gesekan. Mereka menekankan bahwa tujuan utama adalah memperkuat partai jelang agenda politik lima tahun ke depan. (Ada)






