Sampang (beritajatim.com) – Moh Rokib (39) nelayan yang hilang dua hari asal Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Korban ditemukan nelayan setempat yang juga turut melakukan pencarian di perairan Desa Noreh atau kurang lebih sekitar 800 meter dari LKP Kecamatan Sreseh.
Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat Mohammad Hozin, mengatakan, sebelumnya korban dinyatakan hilang dan ditemukan oleh nelayan setempat.
“Korban ditemukan pukul 05:30 WIB kurang lebih 800 M dari LKP Kecamatan Sreseh,” jelas Hozin, Minggu (17/08/2025).
Mendapat laporan dari nalayan lanjut Hozin menmbahkan jika tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi penemuan korban dan mengevakuasi korban.
“Setelah di evakuasi korban langsung dibawa menuju ke rumah duka,” imbuhnya.
Masih kata Hozin, untuk saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan aparat apa penyebab korban tenggelam.
“Kita belum mendapat laporan terkait penyebab korban tenggelam, namun pihak keluarga mengaku ihklas atas musibah tersebut dan menolak untuk dilakukan otopsi,” ujarnya.
Sekedar diketahui, korban yang tenggelam di laut tersebut sebelumnya telah dilakukan pencarian berdasarkan laporan warga nelayan. Setelah dua hari korban berhasil ditemukan dalam kondisi tidak beryawa.
“Kami turut berduka cita yang sedalam dalamnya,” pungkasnya.[sar/aje]






