Bondowoso (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso dalam tiga hari terakhir gencar menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan akibat kemarau panjang. Total 30 ribu liter air berhasil didistribusikan untuk membantu 445 kepala keluarga (KK) di tiga kecamatan berbeda.
Pengiriman pertama dilakukan Senin (11/8/2025) di Desa Walidono, Kecamatan Prajekan. Sebanyak 120 KK di Dusun Paterongan menerima 10 ribu liter air bersih yang diangkut menggunakan dua truk tangki masing-masing berkapasitas 5 ribu liter.
Keesokan harinya, Selasa (12/8/2025), giliran warga Dusun Pelinggian, Desa Wringin, Kecamatan Wringin, menerima bantuan serupa. Sebanyak 55 KK mendapat total 10 ribu liter air bersih.
Terakhir, Rabu (13/8/2025), distribusi dilakukan di Dusun Curalempet, Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, untuk membantu 270 KK. Sama seperti sebelumnya, BPBD mengerahkan dua unit truk tangki berkapasitas total 10 ribu liter.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Sigit Purnomo, mengatakan pendistribusian ini merupakan respons cepat pemerintah daerah terhadap wilayah yang mengalami krisis air.
“Tiga hari terakhir kami sudah menyalurkan 30 ribu liter air bersih ke 445 KK di tiga kecamatan,” kata Sigit, Rabu (13/8/2025).
Menurutnya, langkah ini merupakan upaya BPBD memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih di tengah kekeringan. Distribusi akan terus dilakukan sesuai kebutuhan, dengan memprioritaskan wilayah yang mengalami kesulitan pasokan paling parah.
“Kami berharap masyarakat bijak menggunakan air bersih dan segera melapor jika pasokan mulai kritis. BPBD siap menindaklanjuti,” ujarnya. [awi/beq]






