Surabaya (beritajatim.com) – Publik dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di kawasan hutan Gua Lowo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang belakangan diketahui bernama Alip Rahayu Arianti (30), warga Desa/Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan.
Kasus yang menggemparkan Bumi Reog ini kini semakin menarik perhatian warganet. Tak hanya identitas korban yang menyebar cepat melalui berbagai platform media sosial dan grup WhatsApp, tetapi juga muncul dugaan kuat mengenai identitas pelaku pembunuhan.
Spekulasi mengenai pelaku mulai mencuat setelah beberapa akun di TikTok menyebutkan bahwa terduga pelaku merupakan seorang pria yang berasal dari Purwantoro.
Salah satu komentar menyebut, “Katanya yang membunuh orang Purwantoro,” tulis akun TikTok bernama Nduk***.
Komentar lain yang tak kalah menarik menyebut bahwa korban yang sebelumnya dikenal sebagai seorang janda, ternyata baru saja menikah tiga bulan terakhir dengan pria asal daerah tersebut.
“Tadi baca komentar di Facebook, ada yang bilang dia baru menikah sama orang Purwantoro sekitar tiga bulan lalu,” ungkap pengguna Facebook bernama Ilo***.
Bahkan, beredar pula tangkapan layar pesan WhatsApp yang memuat foto seorang pria yang diduga pelaku. Dalam pesan tersebut, selain menampilkan wajah terduga pelaku, juga disebutkan bahwa yang bersangkutan saat ini tengah dalam proses interogasi oleh pihak Satreskrim Polres Ponorogo.
“Pelaku ganteng2 kejam kau Mas,” tulis tangkapan layar yang dijadikan status WhatsApp tersebut.
Penemuan jasad Alip Rahayu bermula saat seorang warga setempat hendak memanen ketela di hutan sekitar Gua Lowo. Namun langkahnya terhenti setelah melihat tubuh perempuan tergeletak dalam posisi tengkurap, hanya mengenakan BH dan celana dalam. Seketika, kabar itu menyebar dan mengundang ratusan warga ke lokasi kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kediri guna memastikan penyebab kematian. Dugaan sementara menyebut korban mengalami kekerasan fisik, mengingat terdapat luka lebam pada tubuhnya yang diduga akibat pukulan benda tumpul.
Hingga kini, pihak kepolisian juga terus mendalami motif pembunuhan ini, termasuk hubungan antara korban dengan terduga pelaku. Isu mengenai pernikahan korban dengan pria dari Purwantoro juga tengah diklarifikasi guna memperkuat proses penyelidikan. (fyi/ian)






