Surabaya (beritajatim.com) – Aksi pencurian tabung gas elpiji di Surabaya kembali menjadi sorotan publik setelah video rekamannya viral di media sosial. Kejadian ini berlangsung pada Jumat (8/8/2025) di sebuah agen galon dan elpiji di Jalan Dukuh Babat Jerawat IV, Pakal.
Dalam rekaman CCTV yang tersebar luas, tampak dua pria berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih bernopol L 8934 EF. Pengendara mengenakan helm putih, kaus hitam, dan celana jeans, sedangkan penumpangnya memakai topi hitam dan atasan hitam.
Keduanya sempat melintas di depan sebuah kendaraan tossa yang terparkir dan berisi tabung gas LPG. Melihat situasi sepi, mereka memutar balik lalu mengambil dua tabung gas. Satu tabung diletakkan di dashboard motor, sementara tabung lainnya dipangku oleh penumpang.
Pemilik agen, Agus, mengaku baru mengetahui pencurian tersebut setelah dibangunkan oleh tetangganya.
“Tetangga itu ada yang melihat pas dua orang itu mengambil tabung gas dari tossa saya,” ujar Agus, Selasa (12/8/2025).
Setelah memeriksa rekaman CCTV, Agus mengenali ciri-ciri pelaku. Ia memperkirakan kerugian mencapai Rp 400 ribu. Meski begitu, ia belum memutuskan untuk melapor ke pihak kepolisian.
“Saya belum lapor polisi, mas. Nanti saja, masih saya pikirkan,” ungkapnya.
Agus menambahkan, ini bukan kali pertama dirinya menjadi korban pencurian tabung gas. Pada 2022 lalu, ia pernah kehilangan lima tabung LPG dengan modus berbeda. Saat itu, pelaku menipu penjaga rumah dengan mengaku sudah mendapat izin dari Agus untuk mengambil tabung gas.
“Waktu itu saya nggak di rumah, pelaku bilang dia langganan saya dan sudah dapat izin. Sama seperti sekarang, saat itu saya juga nggak melapor,” tutup Agus.
Kasus ini menambah daftar panjang aksi pencurian tabung gas di Surabaya yang kerap menyasar agen dan warung kecil. Warga diimbau lebih waspada, terutama saat meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan. (ted)






