Gresik (beritajatim.com) – Naas dialami balita berinisial EDA (3) yang tewas tenggelam di area tambak ikan milik warga Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Balita asal Jombang itu, diduga terpeleset tercebur tambak usai diajak mancing oleh orang tuanya.
Informasi yang dihimpun kejadian tragis itu terjadi Jumah (8/8) sore. Saat itu, kedua orang tua balita tersebut mengajak korban untuk memancing ke kolam tambak milik saudaranya di Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik.
Saat berada di lokasi, ayah korban sedang asyik memancing. Sementara ibunya menjaga ketiga anak anaknya. Namun, korban EDA terlepas dari pengawasan kedua orang tuanya. Diduga terpeleset lalu jatuh di kolam tambak.
Merasa korban tidak terlihat di lokasi. Orang tua korban mencari di sekitar tambak dengan cara menceburkan diri ke tambak untuk mencari korban. Setelah dicari orang tua korban menemukan jenazah EDA mengapung di tambak sudah tidak bernyawa.
Selanjutnya korban diangkat dari tambak oleh orang tuanya lalu dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan pertolongan medis.
Terkait dengan kejadian ini, Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi membenarkan adanya peristiwa balita tenggelam di tambak.
“Korban balita berumur 3 tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di tambak TKP-nya di Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas,” ujarnya, Senin (11/8/2025).
Ia menambahkan, usai kejadian pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut merupakan sebuah musibah.
“Jenazah korban sudah dibawa keluarganya kemudian dimakamkan di Jombang,” imbuhnya.
Agar kejadian ini tidak terulang lagi lanjut Gatot, dirinya menghimbau kepada orang tua supaya berhati-hati serta lebih ekstra mengawasi terutama masih balita. [dny/ian]

as a preferred source on Google



