Gresik (beritajatim.com) – Setelah melalui pembahasan yang alot. Akhirnya PT Linde Indonesia mengucurkan dana kompensasi sebesar Rp 1 miliar bagi warga yang terdampak pasca terjadinya kebocoran.
Semula kompensasi tersebut, sempat terjadi tawar menawar bagi warga terdampak yang berlokasi di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik. Namun, setelah ada kesepakatan. Produsen oksigen industri dan nitrogen itu memberi kompensasi Rp 1,5 juta bagi warga terdampak parah.
Sementara warga terdampak lainnya hanya diberi kompensasi Rp 1 juta. Jika diakumulasikan total warga Desa Roomo sebanyak 1.142 rumah mendapat kompensasi dari PT Linde Indonesia.
“Setelah dibahas internal, manajemen memutuskan memberikan kompensasi tunai sesuai besaran dari warga. Di mana RW 1 dan 2 senilai Rp 1,5 juta. Sedangkan RW 3 dan 4 sebesar Rp1 juta per rumah,” ujar Kepala Human Resource Development (HRD) PT Linde Indonesia, Anita Huda, Jumat (8/8/2025).
Anita menambahkan, prosedur pemberian kompensasi itu akan diberikan manajemen secara langsung ke rekening Pemerintah Desa (Pemdes) Roomo, dan pemberian kompensasi ini tidak dilakukan secara per individu.
“Setelah kompensasi dicairkan, kami juga meminta dokumentasi pendistribusian uang tunai ke rumah warga. Serta meminta salinan fotokopi dokumen lembaga desa setempat, yang disertai nomor rekening,” imbuhnya.
Sementara itu, Plt Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Roomo, Zainal Arifin menuturkan, sudah menyepakati nilai kompensasi imbas kebocoran pabrik di PT Linde Indonesia.
“Nilai kompensasinya sudah disepakati sesuai hasil audensi antara perwakilan manajemen PT Linde Indonesia, BPD, Ketua RT serta Ketua RW,” pungkasnya. [dny/ian]






