Jakarta (beritajatim.com) – Penantian panjang akhirnya berakhir. Setelah hampir delapan tahun tak berjumpa di kompetisi resmi, Persebaya Surabaya akan kembali bertemu PSIM Yogyakarta pada pekan pertama Super League 2025/2026.
Duel klasik dua tim legendaris ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025) pukul 19.00 WIB.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 16 Agustus 2017 silam ketika kedua tim sama-sama berkompetisi di Liga 2. Pada saat itu, Persebaya menang tipis 2-1 atas PSIM di Liga 2.
Kini, delapan tahun berselang, keduanya kembali bertemu di level yang lebih tinggi — kasta tertinggi sepak bola nasional.
Persebaya datang ke musim ini dengan banyak perubahan. Di bawah arahan pelatih anyar Eduardo Perez, klub asal Kota Pahlawan membawa tujuh pemain baru untuk memperkuat skuad.
Sementara itu, PSIM Yogyakarta datang sebagai tim promosi yang penuh motivasi. Laskar Mataram, yang terakhir kali bermain di kasta tertinggi lebih dari satu dekade lalu, kini kembali dengan tekad besar dan pelatih asing, Jean-Paul van Gastel.
“Pertandingan ini akan sangat sulit, apalagi kami bermain di hadapan puluhan ribu suporter. Tapi justru itu yang membuat kami semakin bersemangat. Saya suka atmosfer seperti ini,” ucap Van Gastel.
Laga ini juga akan menjadi ajang reuni bagi bek kiri PSIM, Reva Adi Utama, yang sebelumnya pernah membela Persebaya. Menariknya, Reva kini dipercaya sebagai kapten baru PSIM menggantikan Rendra Teddy. (faw/ian)






