Gresik (beritajatim.com) – Sempat bergelombang dan banyak lubang serta membahayakan pengguna jalan. Ruas jalan kabupaten, Benjeng-Metatu Gresik kembali mulus usai dilakukan tambal sulam pemeliharaan jalan oleh tim reaksi cepat Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang (DPUTR) setempat.
Pemeliharaan jalan tersebut, dilakukan menggunakan patching dan tambal sulam memakai aspal dingin (coldmix) di ruas jalan Benjeng-Metatu.
Koordinator URC DPUTR Gresik, Samsul Bakri mengatakan, kegiatan ini dilakukan pada beberapa titik atau spot dengan total panjang penanganan sekitar 50 meter. “Perbaikan ini menggunakan metode tambal sulam aspal dingin yang cepat dan efektif untuk mengatasi kerusakan jalan berlubang,” katanya, Rabu (6/8/2025).
Ia menambahkan, alasan pemeliharaan jalan ini juga untuk mendorong mobilitas warga serta aktivitas ekonomi daerah. Kami berkomitmen menjaga kondisi jalan tetap dalam kondisi baik. “Kami menghimbau kepada masyarakat bisa melapor ke DPUTR bila menemukan jalan rusak,” imbuhnya.
Masih menurut Samsul, langkah cepat ini bisa menjadi solusi preventif sebelum kerusakan bertambah parah. “Sebelum kerusakan bertambah parah, tim URC kami terus melakukan mobilitas mengerjakan pemeliharaan atau perbaikan jalan,” paparnya.
Sementara itu, Ghofar (35) salah satu warga Desa Metatu, Kecamatan Benjeng menuturkan, ruas Jalan Benjeng-Metatu merupakan jalur alternatif bagi warga yang hendak menuju ke Kecamatan Cerme. Jalan ini biasanya padat saat Jalan Morowudi Cerme tergenang banjir. “Saya mengapresiasi langkah pemda yang cepat tanggap melakukan pemeliharaan jalan yang mengalami kerusakan kembali mulus usai dilakukan tambal sulam,” pungkasnya. [dny/kun]






