Surabaya (beritajatim.com) – Tiga kader Partai Golkar dikabarkan membidik posisi ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI yang akan digelar pada Selasa, 12 Agustus 2025.
Meski ketiganya belum resmi mendaftar sebagai bakal calon ketua, Ketua Steering Committee (SC) Musda XI Partai Golkar Kota Surabaya, Ashrofi mengungkap, mereka telah menyambung komunikasi dengan panitia terkait persyaratan berkas pendaftaran.
“Ya kasak-kusuknya ini yang menguat itu ada yang namanya Dr. Akhmarawita Kadir. Kemudian tadi malam saya sempat ditelepon dari pengurus (Partai Golkar) tingkat provinsi ada 2 orang. Infonya sih mau nyalon cuma sampai saat ini juga belum menyerahkan atau datang ke kantor ini menyerahkan syarat-syarat pendaftaran,” kata Ashrofi di Kantor DPD Parkai Golkar Surabaya, Selasa (5/8/2025).
Ashrofi menyampaikan, dua orang dar kepengurusan Partai Golkar provinsi itu enggan untuk disebutkan namanya. Sehingga, sebagai panitia Ashrofi menghargai permintaan tersebut.
“Yang dua (dari provinsi) ini kan istilahnya itu memohon tidak disebutkan nama dulu, jadi saya gak berani ngomong ya. Tapi (mereka) telepon kapan dimulai pendaftaran dan persaratannya apa saja, tadi malam telepon saya,” jelasnya.
Dengan munculnya kasak-kusuk tersebut, Ashrofi menjelaskan bahwa, hal itu bagian dari proses regenerasi partai yang berjalan dinamis. Dan tidak ada aturan khusus yang melarang mereka untuk mendaftarkan diri sebagai calon ketua DPD Golkar Kota Surabaya yang baru, menggantikan ketua sebelumnya Arif Fathoni.
Ashrofi juga merinci, persyaratan mendaftar sebagai ketua ini juga diperbolehkan bagi Arif Fathoni sebagai mantan Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya. Namun, kata dia, gelagat dari sosok Arif Fathoni yang ingin mendaftarkan diri belum terlihat, meskipun banyak keberhasilan yang sudah ia torehkan selama memimpin di periode sebelumnya.
“Mantan ketua Golkar Pak Arif Fatoni ini sebenarnya sukses memimpin partai ini, cuma dia berminat untuk mencalonkan kembali atau tidak?, sampai hari ini saya belum mendengar,” terang Ashrofi.
Namun kalau dilihat posisinya saat ini, lanjut Ashrofi, Ketua Golkar Kota Surabaya periode 2020-2025 itu sudah menempati posisi strategis di tingkat DPD Partai Golkar Jawa Timur.
“Saya mendengar beliau malah sekarang jadi pengurus Provinsi Jawa Timur dan SK-nya sudah turun dan sudah dilantik. Sebenarnya mantan ketua boleh (daftar lagi) tapi kalau beliaunya tidak mencalonkan ya otomatis ya gak bisa, kan syaratnya harus mencalonkan,” tutupnya.
Sebagai informasi, Musda XI Partai Golkar Kota Surabaya akan dilaksanakan di Hotel Wyndham, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, pada Selasa, 12 Agustus 2025, untuk memilih Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya yang baru, periode 2025-2030. [ram/ian]






