Tuban (beritajatim.com) – Ratusan pecinta burung berkicau dari berbagai daerah memadati lapangan tenis di Jalan Wahidin Sudirohusodo, Tuban, dalam ajang Kapolres Cup 2 yang digelar pada Minggu, 3 Agustus 2025. Lomba burung berkicau ini diikuti oleh ratusan peserta dan merupakan hasil kerja sama antara Polres Tuban, Rajawali, dan Tri Jaya.
Wakapolres Tuban, Kompol Achmad Robial, S.E., S.I.K., M.H., yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat melalui hobi positif lintas kalangan.
“Kegiatan tersebut bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga sebagai wadah silaturahmi antar pecinta burung serta bentuk dukungan terhadap pelestarian satwa kicau,” ujar Kompol Robi, Senin (4/8/2025).
Ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta serta dukungan komunitas kicau mania, termasuk Rajawali dan Tri Jaya. Penjurian dilakukan oleh juri-juri lokal dan nasional dengan menggandeng Sedulur Gagak Sakti (SGS), sebuah komunitas yang dikenal aktif dalam dunia lomba burung kicau.
“Kegiatan tersebut sudah dipersiapkan oleh seluruh panitia sejak jauh-jauh hari dengan harapan bisa terlaksana hingga selesai acara, alhamdulillah kemarin berjalan lancar,” ungkapnya.
Kompol Robi juga menyebut bahwa kompetisi ini bukan yang pertama kalinya digelar, melainkan telah berlangsung secara berkelanjutan selama tujuh tahun terakhir sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali atmosfer lomba burung di wilayah Tuban.
Melihat antusiasme yang tinggi dengan total 700 burung kicau yang dipertandingkan, pihaknya berharap kegiatan ini mendapat dukungan lebih luas dari berbagai pihak ke depannya.
“Kita menggugah seluruh pecinta burung kicauan biar ke depannya lebih bergairah kembali,” serunya.
Dalam ajang ini, sebanyak 28 kelas dipertandingkan, masing-masing berisi 24 burung dari berbagai jenis, seperti Murai Batu, Cucak Hijau, Cendet, Kenari, Sogon, hingga Love Bird. Para pemenang dari tiap kelas berhak atas trofi bergengsi Kapolres Cup serta uang pembinaan senilai Rp8 juta. [dya/beq]






