Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 8 Remaja diamankan karena hendak tawuran di jalan Simo Gunung Barat, Sukomanunggal, Kamis (31/07/2025) kemarin. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, 5 remaja terbukti mengkonsumsi narkoba.
Kapolsek Sukomanunggal Kompol Zainur Rofik mengatakan kelima orang yang terindikasi mengkonsumsi narkoba berdasarkan hasil tes urine adalah TA (18), MG (27), FH (17), LI (16), dan SH (19).
“Setelah diamankan tim jogoboyo 97, kedelapan remaja yang hendak tawuran itu diserahkan ke kami. Kami lakukan pemeriksaan dan tes urine, hasilnya 5 orang positif mengkonsumsi narkoba,” kata Rofik, Sabtu (02/08/2025).
Kelima remaja itu lantas diserahkan ke Satres Narkoba Polrestabes Surabaya untuk proses lebih lanjut. Sementara tiga remaja yang hasil tes urinenya negatif, dua diantaranya masih berusia anak-anak dan diserahkan ke DP3APPKB untuk menjalani pembinaan sebagai sanksi melanggar aturan jam malam.
“Yang satu karena sudah dewasa, kita kenakan wajib lapor. Seminggu dua kali. Untuk temuan sajam karena kami temukan di selokan tidak ada yg bisa dijerat pidana,” imbuhnya.
8 pemuda Surabaya diamankan tim 3 Jogoboyo 97 Sat Samapta Polrestabes Surabaya di Jalan Simo Gunung Barat, Surabaya, Kamis (31/7/2025) dini hari. Kedelapan remaja itu diamankan lantaran hendak tawuran dengan membawa senjata tajam (sajam).
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra mengatakan, awalnya tim patroli di lapangan mendapatkan informasi dari call center adanya sekelompok remaja bersajam yang hendak tawuran di Simo Gunung Barat. Tim 3 yang mendapat laporan tersebut langsung menuju lokasi. “Ketika anggota datang mereka kabur. Kami amankan 8 orang,” jelas Erika.
Delapan orang yang diamankan APH (17) warga Jalan Petemon, LI (16) warga Kendangsari, SH (19) warga Desa Medani Gresik, TARW (18) warga Desa Morowudi Gresik, AS (20) warga Jalan Banyuurip Kidul, MG (27) warga Tanjungsari, F (17) warga Simo Pomahan dan GBC (17) warga Jalan Petemon. “Delapan orang itu kami titipkan ke Polsek setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Erika.
Dari peristiwa ini, pihak kepolisian mengamankan 2 senjata tajam jenis celurit dan corbek yang masih didalami kepemilikannya. (ang/kun)





