Gresik (beritajatim.com) – Menjelang bergulirnya Liga Nusantara atau Liga 3 musim 2025–2026, Gresik United (GU) resmi menunjuk mantan pemain Timnas U-22, Andik Ardiansyah, sebagai pelatih kepala baru. Penunjukan ini menjadi kejutan menarik, sekaligus harapan baru bagi klub berjuluk Laskar Joko Samudro.
Andik Ardiansyah bukan nama asing bagi publik sepak bola Indonesia, khususnya masyarakat Gresik. Pelatih berusia 40 tahun ini pernah memperkuat Timnas U-22 saat dilatih pelatih asal Belanda, Foppe de Haan, dalam persiapan Asian Games 2006. Ia juga pernah membela Gresik United saat tim ini masih bertarung di Liga 2, sebelum akhirnya harus turun kasta ke Liga Nusantara.
“Kami percaya Andik Ardiansyah adalah sosok yang tepat untuk membawa GU naik kasta lagi di Liga 2. Pengalamannya sebagai pemain, serta pernah menangani sejumlah klub, dan semangat tim sejalan dengan visi klub,” ujar calon Manajer GU, Thoriqi Fajrin, Kamis (31/7/2025).
Andik Ardiansyah menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengaku senang kembali menjadi bagian dari GU dan siap mengemban tugas berat membawa klub ke level yang lebih tinggi.
“Saya senang bisa kembali menjadi bagian dari GU lagi. Kami akan bekerja keras dan berusaha memberikan yang terbaik musim ini dengan target kembali ke Liga 2,” ungkapnya.
Sebagai langkah awal, Gresik United akan menggelar seleksi pemain perdana pada 4 Agustus 2025. Seleksi tersebut dibagi untuk dua kelompok usia, yakni pemain U-20 dan U-23, yang akan digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, markas kebanggaan warga Gresik.
Seleksi ini menjadi bagian penting dalam menyusun kekuatan tim jelang kompetisi Liga Nusantara yang akan segera dimulai. Dengan kombinasi pelatih lokal berpengalaman dan semangat regenerasi, GU berharap bisa kembali bersaing di pentas nasional dan bangkit dari keterpurukan. [dny/ian]






