London (beritajatim.com) – Viktor Gyokeres bahkan belum mencatatkan debut bagi Arsenal. Tetapi, permintaan jersey dengan namanya sudah melampaui semua pemain dalam sejarah klub asal London itu.
“Data pastinya (mengenai permintaan dan penjualan jersey Arsenal dengan nameset Gyokeres, Red) masih dikumpulkan dan dianalisis. Tetapi, itu (rekor penjualan, Red) sudah dipastikan,” klaim The Athletic.
Gyokeres dibeli The Gunners dari Sporting CP seharga EUR63,5 juta (Rp1,2 triliun). Dia kali pertama diperkenalkan di depan umum sebagai pemain Arsenal saat jelang kickoff melawan Newcastle United pada laga pramusim di Singapore National Stadium (27/7).
Pasca laga, tactician Arsenal Mikel Arteta mengatakan bahwa semua yang ada di tim sangat antusias menyambut Gyokeres. Termasuk para suporter.
Sebab, Gyokeres merupakan striker yang sangat dibutuhkan tim demi mewujudkan target juara Premier League musim ini. Hal yang gagal diraih Arsenal di tiga musim terakhir karena hanya sanggup jadi runner-up.
Antusiasme itu berbanding lurus dengan pembelian jersey. Awalnya, Gyokeres diprediksi bakal mengenakan nomor 9. Tetapi, nomor itu telah dipakai oleh Gabriel Jesus. Akhirnya Gyokeres memilih untuk mengenakan nomor 14 yang merupakan milik top scorer Arsenal sepanjang masa Thierry Henry. Ternyata, inisiatif tersebut membuat antusiasme meningkat pesat.
Menyikapi itu, Arsenal memberikan sebuah keputusan istimewa untuk menggratiskan penempelan nama Gyokeres di setiap jersey baru Arsenal. Biasanya, layanan tersebut memakan biaya GBP16 (Rp350 ribu).
Penawaran itu masih akan valid hingga besok. Para suporter bisa mendapatkannya di toko fisik resmi Arsenal atau toko resmi via online. Bahkan, disebabkan permintaan yang sangat tinggi, laman resmi klub sempat terganggu.
Sebelum Gyokeres, penjualan jersey dengan nameset Bukayo Saka, Declan Rice, dan Martin Odegaard termasuk yang paling diminati. Penjualan jersey dengan nameset bek kiri Myles Lewis-Skelly juga akan meningkat. Sebab, dia mengenakan nomor 49 yang merujuk pada The Invincible Arsenal ketika dilatih Arsene Wenger. (dio)






