Banyuwangi – Sinar matahari belum terlalu tinggi ketika Jeroen Meijers mengayuh sepedanya melintasi garis finis etape pertama Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025.
Senyumnya mengembang, bukan hanya karena kemenangannya, tetapi juga karena kesan mendalam yang ia rasakan terhadap Banyuwangi—sebuah kabupaten yang selama ini hanya ia dengar dari cerita-cerita sesama pembalap.
Meijers, pembalap asal Belanda yang kini membela tim Victoria Sports Pro Cycling dari Filipina, tampil moncer dalam debutnya di ajang balap bergengsi ini.
Tak tanggung-tanggung, ia langsung menyabet dua penghargaan sekaligus: Ijen Sulfur Jersey (yellow jersey) untuk pemimpin klasemen, dan Blue Fire Jersey (green jersey) sebagai pembalap sprint terbaik.
“Ini pertama kali saya mengikuti Tour de Banyuwangi Ijen. Saya mendengar banyak cerita bagus di sini, akhirnya saya memutuskan untuk ikut,” ujar Meijers dengan nada puas usai balapan, Senin (28/7/2025).
Tak hanya lintasan yang memacu adrenalin, atmosfer kehangatan warga lokal juga meninggalkan kesan mendalam bagi pembalap bernomor punggung 72 ini. Warga menyambut para pembalap dengan sorakan dan semangat yang membara di sepanjang jalur balap.
“Saya senang berada di sini, dan saya tak sabar menanti tiga hari ke depan (etape). Banyuwangi luar biasa,” ungkapnya.
Di atas lintasan, Meijers menunjukkan kualitasnya sebagai seorang all-rounder sejati. Ia bersama timnya sudah merancang strategi matang untuk menghadapi etape pembuka yang cenderung datar. Target mereka jelas: mengendalikan ritme sejak awal dan menciptakan peluang sprint.
“Kami tahu hari pertama akan sulit karena belum ada yang bisa mengontrol ritme. Banyak yang saling menyerang sejak awal. Jadi kami putuskan untuk turunkan seluruh tim dan pastikan selalu ada satu dari kami di grup depan,” jelasnya.
Kerja sama tim dan kecepatan tinggi yang mewarnai persaingan menjadikan kemenangan ini terasa istimewa bagi Meijers. Terlebih, ini adalah kali pertama ia kembali berlaga di Indonesia setelah enam tahun.
“Sangat menyenangkan bisa kembali ke Indonesia. Sudah lama sekali saya tidak balapan di sini. Menang di hari pertama, rasanya luar biasa. Jauh melebihi ekspektasi saya,” tuturnya.
Meski kini memimpin klasemen sementara, Meijers memilih untuk tetap rendah hati. Ia sadar bahwa etape keempat dengan rute menanjak menuju Paltuding Ijen akan menjadi tantangan berat bagi dirinya.
Namun untuk saat ini, fokusnya adalah menikmati momen kemenangan dan mempersiapkan diri untuk etape kedua yang digelar pada Selasa (29/7/2025).
“Saya ingin menikmati kemenangan hari ini dulu. Tapi kami akan tetap berusaha dan memberikan penampilan yang terbaik untuk besok,” tegas Meijers.
Tour de Banyuwangi Ijen bukan hanya tentang persaingan di lintasan, tetapi juga tentang bagaimana sebuah daerah bisa menyatu dengan semangat olahraga internasional. Dan bagi Jeroen Meijers, kemenangan ini bukan hanya miliknya, tapi juga milik Banyuwangi yang berhasil mencuri hatinya. (ted)






