Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, menegaskan bahwa Son Heung-min masih akan memiliki peran penting dalam skuad musim depan, di tengah rumor kepergiannya dari Stadion Tottenham Hotspur. Kapten tim tersebut disebut-sebut menjadi incaran sejumlah klub dari Liga Pro Saudi dan MLS.
Dalam laga persahabatan pramusim melawan Luton Town yang berakhir imbang tanpa gol, pelatih Frank menjelaskan bahwa pemain asal Korea Selatan itu tetap masuk dalam rencana besar tim meski kini telah berusia 33 tahun.
“Saya pikir yang terpenting, warisan Son di sini luar biasa. Dia pemain yang fantastis untuk Tottenham, dia memang pemain yang fantastis untuk Tottenham,” ujar Frank kepada wartawan.
“Saya melihat seorang pemain yang bisa memainkan peran yang sangat baik di sini musim depan. Dia datang dengan pola pikir yang sangat baik, berlatih sangat keras, dan mendorong para pemain. Jadi, saya sangat antusias.”
Meski begitu, masa depan Son masih menjadi perbincangan karena kontraknya akan berakhir pada musim panas 2026. Jika tidak diperpanjang, Spurs berisiko kehilangan sang pemain secara gratis.
Son memang mengalami penurunan performa pada musim 2024-25 di mana ia hanya mencetak satu gol di Liga Primer Inggris—jumlah terendah sejak musim debutnya di 2015-16. Namun secara statistik, ia mencatatkan sembilan assist dan mencatatkan rata-rata 0,38 assist per 90 menit, yang merupakan angka terbaik sepanjang kariernya di Premier League.
Angka tersebut menunjukkan bahwa meskipun kontribusi gol menurun, Son justru mulai menonjol dalam peran kreator serangan. Ia masih mampu memberikan kontribusi penting di tengah penurunan performa tim secara keseluruhan yang finis di peringkat ke-17 musim lalu di bawah kepemimpinan Ange Postecoglou.
Dengan pengalaman dan fleksibilitas bermain sebagai penyerang sayap maupun striker tengah, Son diprediksi akan lebih sering digunakan sebagai pemain rotasi. Ia dapat menjadi pelapis Dominic Solanke atau Brennan Johnson, terutama saat Spurs harus membagi fokus dengan kompetisi Liga Champions.
Peran baru tersebut diyakini bisa membantu menjaga kebugaran pemain utama dan memaksimalkan pengalaman Son dalam laga-laga krusial, baik di level domestik maupun Eropa. [ian]






