Surabaya (beritajatim.com)— Iklim ekonomi Indonesia tengah mengalami goncangan. Meski demikian nampaknya hal ini tak berlaku bagi segelintir orang utamanya para pengusaha dan konglomerat Indonesia.
Forbes mencatat miliarder energi Prajogo Pangestu awet bertengger di puncak daftar orang terkaya Indonesia hingga akhir Juli 2025. Meski nilai kekayaannya menurun, dominasi sang bos Barito Pacific belum tergoyahkan.
Menurut pemutakhiran Real-Time Billionaires List Forbes per Sabtu, 27 Juli 2025, kekayaan bersih Prajogo tercatat sebesar US$ 33,3 miliar atau setara Rp 542,79 triliun (kurs Rp 16.300). Angka ini turun sekitar US$ 300 juta dibanding akhir pekan lalu. Penyusutan kekayaan ini diduga dipicu oleh fluktuasi harga saham sektor energi.
Pada posisi kedua, miliarder batu bara Low Tuck Kwong, pendiri PT Bayan Resources Tbk (BYAN), mencatat peningkatan kekayaan menjadi US$ 26,5 miliar atau sekitar Rp 431,95 triliun. Lonjakan sebesar US$ 100 juta ini menegaskan stabilitas bisnis tambangnya di tengah dinamika pasar global.
Sementara itu, dua bersaudara dari Grup Djarum, R. Budi Hartono dan Michael Hartono, masih menempati posisi ketiga dan keempat. Kekayaan mereka masing-masing mencapai US$ 21,4 miliar (Rp 348,82 triliun) dan US$ 20,6 miliar (Rp 336,78 triliun).
Menariknya, lonjakan kekayaan tertinggi pekan ini diraih oleh Otto Toto Sugiri, pendiri perusahaan pusat data DCI Indonesia. Nilai kekayaannya melonjak dari US$ 10,9 miliar menjadi US$ 15,3 miliar (Rp 249,39 triliun), menjadikannya miliarder teknologi paling bersinar saat ini.
Jumlah Miliarder Indonesia Bertambah
Selain dominasi nama-nama lama, jumlah total miliarder Indonesia dalam daftar Forbes juga mengalami peningkatan. Jika sebelumnya hanya 29 orang, kini daftar diperluas menjadi 31 orang.
Naiknya jumlah ini menunjukkan daya tahan ekonomi kalangan ultra-kaya Indonesia, terutama dari sektor energi, teknologi, dan industri konsumsi.
Beberapa nama baru yang mencuri perhatian antara lain Dewi Kam, Wirastuty Fangiono, dan Eddy Sugianto, yang kini resmi bergabung dalam lingkaran elite ekonomi nasional.
Top 10 Orang Terkaya Indonesia (27 Juli 2025 – Forbes)
Prajogo Pangestu – Rp 542,79 triliun
Low Tuck Kwong – Rp 431,95 triliun
R. Budi Hartono – Rp 348,82 triliun
Michael Hartono – Rp 336,78 triliun
Otto Toto Sugiri – Rp 249,39 triliun
Marina Budiman – Rp 182,56 triliun
Sri Prakash Lohia – Rp 141,81 triliun
Han Arming Hanafia – Rp 117,36 triliun
Tahir & Family – Rp 99,43 triliun
Agoes Projosasmito – Rp 94,54 triliun
Sementara beberapa konglomerat pribumi yang tenar seperti Chairul Tanjung menduduki peringkat ke-11 dengan kekayaan 4,8 miliar dollar AS, Hermanto Tanoko dengan kekayaan 2 miliar dollar AS menduduki peringkat ke-21 dan Hary Tanoesoedibjo dengan kekayaan capai 1,1 miliar dollar AS berada di urutan ke-29.
Tentang Forbes Real-Time Billionaires
Forbes Real-Time Billionaires List adalah daftar yang memperbarui nilai kekayaan para miliarder dunia secara dinamis. Setiap pergerakan harga saham dan nilai aset pribadi langsung tercermin dalam daftar tersebut, membuat informasi kekayaan bersifat sangat aktual. [aje]






