Gresik (beritajatim.com)- Musim panas sangat rentan terjadinya kebakaran. Hal ini terjadi pada gudang kopra dan belerang CV Elvatara di Jalan Raya Kedamean 28 Gresik. Diduga penyebab munculnya api tersebut bermula dari percikan api tungku oven, sehingga api langsung membesar melalap gudang tersebut.
Informasi yang dihimpun, terjadinya kebakaran gudang kopra dan belerang ini diduga ada percikan api dari tungku pembakaran oven. Api yang tidak terkendali membesar lalu menjalar kemana-mana. Selanjutnya menghanguskan seluruh bangunan gudang.
“Begitu mengetahui api membesar, saya langsung melaporkan kejadian kebakaran ini ke posko Damkarla Driyorejo Gresik,” ujar Bayu Danang Samudera karyawan CV Elvatara, Rabu (23/7/2025).
Petugas Damkarla yang mendapat laporan ada kebakaran segera bergegas ke lokasi. Lima personel serta satu unit mobil damkar plus mobil suplai air dikerahkan untuk memadamkan.
Saat berjibaku menjinakkan api, petugas damkarla sempat kehabisan air. Namun, dengan cekatan petugas di lapangan meminta bantuan suplai air dari CV Elvatara.
“Kami sempat kehabisan suplai air sewaktu berjibaku menjinakkan api. Tapi beruntung air yang disediakan mencukupi untuk memadamkan api yang terus menyala,” ungkap Sugiono petugas piket Damkarla Gresik.
Sugiono menuturkan, setelah dilakukan pengisian air. Personel di lapangan melanjutkan pemadaman kembali namun bergeser ke dalam gudang. Setelah titik api sudah padam personil melakukan pembasahan dan menyisir kembali lokasi kejadian untuk memastikan tidak adanya titik api lagi.
“Butuh waktu sangat lama saat memadamkan api mengingat ada bahan seperti kopra kering maupun belerang di dalam gudang yang mudah terbakar,” tuturnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tetapi kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Selama Juli 2025, Damkarla Gresik mencatat ada 11 kejadian kebakaran. Sementara penyelamatan, atau rescue 52 kejadian. [dny/aje]






