Jombang (beritajatim.com) — Aksi seorang perempuan berjaket hitam yang diduga hendak mencuri di Pasar Megaluh, Kabupaten Jombang, terekam kamera CCTV dan kini menjadi perhatian warga.
Dalam video yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp, perempuan tersebut terlihat mondar-mandir di area pasar sambil membawa linggis kecil dan berusaha mencongkel pintu lapak pedagang. Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut.
Kapolsek Megaluh, AKP Trisula Hadi, membenarkan adanya laporan warga terkait rekaman tersebut. “Kami sudah mendatangi TKP menindaklanjuti adanya postingan video di medsos grup WA terkait percobaan pencurian di lapak toko pedagang Pasar Megaluh,” ungkapnya, Rabu (23/7/2025).
Dalam rekaman CCTV itu, tampak seorang perempuan mengenakan jaket hitam dan celana abu-abu mondar-mandir di lapak pedagang. Dia kemudian mengeluarkan linggis kecil dan tampak berusaha mencongkel pintu lapak toko.
Tidak hanya satu lapak, pelaku juga berpindah ke lapak lainnya dan melakukan aksi serupa. Setelah beberapa kali memeriksa keadaan sekitar, pelaku akhirnya pergi meninggalkan lokasi.
Peristiwa ini diketahui pada Selasa, 22 Juli 2025 sekitar pukul 16.45 WIB di lapak grosir sembako milik Moh Zakariya (40), warga Desa/Kecamatan Megaluh. Beruntung, dari kejadian tersebut tidak ada barang dagangan yang hilang.
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula saat dirinya hendak membuka toko pada Minggu malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Ia terkejut ketika mendapati gembok toko sudah terlepas. Setelah memeriksa isi toko, seluruh barang dagangan ternyata masih lengkap. Korban kemudian memperbaiki gembok toko dan kembali berjualan seperti biasa.
Namun, pada Selasa pagi, 22 Juli 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, Moh Zakariya meminta tolong kepada pemilik toko emas di sebelahnya untuk membuka rekaman CCTV. Dari rekaman itulah terlihat jelas aksi seorang perempuan dewasa yang belum dikenal, berusaha mencongkel lapaknya secara paksa hingga berhasil membuka pintu. Meski tidak mengambil barang apapun, pelaku langsung meninggalkan lokasi.
AKP Trisula Hadi memastikan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut. “Mendatangi TKP, mencari saksi-saksi, dan membuat laporan,” jelasnya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Polsek Megaluh juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pedagang di pasar tradisional, untuk lebih waspada dan selalu memeriksa kondisi keamanan lapak masing-masing. [suf]






