Tuban (beritajatim.com) – Sebanyak 660 mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban resmi diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tersebar di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Kegiatan ini dimulai pada Selasa (22/7/2025).
Program KKN tahun ini mengusung tema “Sinergi Memberi Solusi: Kampus Berdampak untuk Masa Depan”, dengan penempatan mahasiswa di 42 desa/kelurahan.
Rektor Unirow Tuban, Dr. Warli, M.Pd, menyampaikan bahwa KKN merupakan bentuk nyata implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater selama menjalani program KKN,” ujarnya saat pelepasan peserta.
Untuk menjamin keselamatan mahasiswa, kampus membekali peserta KKN dengan keikutsertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, sebagai bentuk perlindungan sosial selama mereka bertugas di lapangan.
“Ini bentuk komitmen kami agar mahasiswa merasa aman dan terlindungi selama proses KKN berlangsung,” tambah Dr. Warli.

Ia juga menekankan pentingnya sikap dan tutur kata mahasiswa selama berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, pendidikan tidak hanya dilihat dari gelar akademik, tetapi juga dari perilaku dan etika di lingkungan sosial.
“Mahasiswa itu ditunjukkan dari perilaku dan ucapan. Jangan hanya datang sebagai formalitas, tetapi hadir sebagai sosok yang membawa manfaat nyata,” tegasnya.
Rektor berharap mahasiswa dapat benar-benar mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan dan memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.
“Program KKN ini adalah mata kuliah wajib. Namun lebih dari itu, kami ingin kehadiran saudara-saudara memberi kontribusi riil dan bernilai di tengah masyarakat,” pungkasnya. [dya/but]






