Surabaya (beritajatim.com) – Masalah nyamuk yang kian merebak akibat lingkungan lembab dan pengelolaan sampah yang buruk di Desa Kalikatir, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, mendorong sekelompok mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) untuk berinovasi.
Melalui program Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK 6), mereka menciptakan spray insektisida berbahan dasar serai yang ramah lingkungan. Inovasi ini dikemas dalam program bertajuk SIRANA (Spray Insektisida Ramah Lingkungan untuk Membasmi Nyamuk).
Produk tersebut dibuat dari rebusan batang serai yang dicampur etanol 70 persen, berfungsi sebagai pelarut sekaligus antiseptik alami. Spray kemudian dibagikan secara langsung ke rumah-rumah warga, lengkap dengan leaflet panduan penggunaan dan cara pembuatannya.
“Perilaku kurang sadar dalam pemilahan dan pembuangan sampah akan membentuk timbunan, sehingga muncul populasi nyamuk. Ditambah cuaca lembab, ini berbahaya bagi warga karena bisa menimbulkan DBD dan malaria,” ujar anggota tim KKN Unair, Mirna Dea, Selasa (22/7/2025).
Dea menambahkan, dengan tingginya risiko terhadap munculnya penyakit ini, SIRANA hadir sebagai solusi murah dan aman yang bisa dibuat secara mandiri oleh warga.
Distribusi produk menyasar 20 rumah sebagai tahap awal. Selain pemberian spray, tim KKN juga melakukan edukasi kepada warga agar lebih sadar dalam mengelola sampah dan memahami pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.
Lebih dari sekadar pengusir nyamuk, program ini juga bertujuan mengangkat potensi lokal. Serai yang tumbuh subur di sekitar desa diolah menjadi produk bernilai guna, sekaligus menjadi alat pemberdayaan masyarakat.
“Harapannya, warga bisa membuat sendiri spray ini ke depannya tanpa bergantung pada produk komersial yang mahal. Ini juga menjadi bentuk edukasi lingkungan sekaligus kesehatan,” tambah Mirna, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Unair itu.
Program SIRANA diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam menjaga lingkungan bebas dari nyamuk tanpa bahan kimia berbahaya. Lebih jauh, inisiatif ini menunjukkan bagaimana ilmu dan teknologi dapat diterapkan langsung untuk menjawab masalah nyata di masyarakat. [ipl/ted]






