Bondowoso (beritajatim.com) – Tim gabungan dari berbagai unsur kembali melanjutkan pencarian terhadap RK (14), warga Kecamatan Wonosari, yang diduga hanyut di Sungai Bosamba, Desa Tamankrocok. Hingga Senin (21/7/2025) sore, operasi pencarian belum membuahkan hasil.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Sigit Purnomo, menyampaikan bahwa pencarian hari ini dimulai sejak pagi pukul 07.00 WIB dengan apel gabungan di basecamp Bosamba Rafting, Desa Tamankrocok.
Tim SAR gabungan dibagi dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
“SRU 1 bersama BP 13.11 dan Bosamba Rafting menyisir titik awal dugaan korban tenggelam menggunakan perahu rafting. SRU 2 menyusuri sungai hingga tikungan kedua. Sementara SRU 3 yang terdiri dari personel Basarnas dan Brimob menggunakan perahu LCR milik BPBD,” terang Sigit.
Pencarian berlangsung intensif hingga pukul 16.00 WIB. Namun seluruh tim melaporkan hasil nihil.
“Belum ada tanda-tanda korban hingga sore ini. Besok pagi pencarian akan dilanjutkan menyisir lebih jauh hingga ke Rest Area Bosamba Rafting di Desa Gentong, dan jika tetap belum ditemukan akan diteruskan hingga Dam Sampean Baru,” ujarnya.
Musibah ini bermula pada Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 14.20 WIB. Remaja berusia 14 tahun berinisial RK dilaporkan hilang setelah diduga hanyut saat berada di sekitar aliran Sungai Bosamba, Desa Tamankrocok. Laporan dari warga masuk ke BPBD Bondowoso pada pukul 19.20 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Pusdalops langsung melakukan assessment awal di lokasi, berkoordinasi dengan Basarnas Jember, serta menyusun rencana pencarian terpadu yang dilaksanakan mulai Senin pagi.
Sebanyak 17 unsur gabungan terlibat dalam pencarian ini, meliputi BPBD Bondowoso, Basarnas Jember, Kodim 0822, Polres Bondowoso, Brimob, Kecamatan Tamankrocok, BP 13.11, PMI, ORARI, SAR OPA Jember, BOSAMBA Rafting, Dinas Kesehatan, Satpol PP, TAGANA, perangkat desa setempat, relawan Bensromben, serta masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, posko utama masih beroperasi di area Bosamba, dengan kondisi cuaca cerah dan wilayah yang terpantau aman dan kondusif. (awi/ian)






