Tuban (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan menghadiri peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tuban, Senin 21 Juli 2025. Peluncuran ini merupakan bagian dari peresmian nasional KDMP sebagai program prioritas Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Selain menjadi momen penting bagi perekonomian nasional, peluncuran KDMP kali ini juga menjadi puncak peringatan Hari Koperasi ke-78 tahun 2025. Untuk wilayah Jawa Timur, salah satu titik utama pelaksanaan dipusatkan di Halaman KDMP Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban.
Dalam keterangan persnya saat meninjau kesiapan KDMP di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa koperasi ini bukan hanya sebagai badan usaha, tetapi sebagai mitra strategis pelaku UMKM dan penguat ekonomi desa.
“Kehadiran KDMP harus membangun suasana kemitraan dengan UMKM, bukan menjadi kompetitor, sehingga koperasi harus hadir sebagai solusi dan penguat ekonomi di desa,” tutur Gubernur Jatim.
Secara nasional, peluncuran KDMP dilakukan serentak dengan jumlah mencapai 80.000 koperasi yang akan dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Klaten, Jawa Tengah. Prosesi peluncuran ini disiarkan secara langsung melalui jaringan daring ke seluruh Indonesia.
Di Jawa Timur, kegiatan utama akan dihadiri langsung oleh Gubernur Khofifah bersama Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, serta pelaku koperasi dan masyarakat Kabupaten Tuban.
Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menuntaskan pembentukan KDMP secara penuh. Berdasarkan data resmi, hingga 30 Juni 2025, sebanyak 8.494 desa dan kelurahan di Jatim telah memiliki KDMP berbadan hukum.
Bahkan, Kabupaten Tuban tercatat sudah merampungkan pembentukan KDMP di semua desa dan kelurahan sejak 29 Juni 2025. “Alhamdulillah, semua desa dan kelurahan di Jatim sudah memiliki KDMP berbadan hukum,” terang Khofifah.
Keberhasilan ini menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi tercepat di Indonesia yang menuntaskan program KDMP sesuai dengan arahan Asta Cita Presiden RI.
Di sisi lain, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Tuban, Agus Wijaya menyampaikan bahwa pihaknya terus mempersiapkan segala kebutuhan untuk kelancaran peluncuran besok. “Kami sedang mempersiapkan penataan lokasi, jaringan daring, serta urusan teknis lainnya,” ungkap Agus Wijaya.
Ia berharap, pelaksanaan kegiatan berjalan sukses dan menjadi momentum penting bagi pengembangan KDMP di Kabupaten Tuban.
“Semoga dengan kolaborasi ini, kegiatan berjalan sukses dan lancar, serta menjadi penyemangat kita bersama dalam mengembangkan KDMP di Tuban,” kata mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Tuban itu.
Mengusung tema ‘Bangun Koperasi dari Desa, Indonesia Jaya’, peluncuran KDMP di Tuban diharapkan menjadi tonggak sejarah dalam penguatan ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong. Di Kabupaten Tuban sendiri, tercatat sudah ada 328 KDMP berbadan hukum yang siap diluncurkan, terdiri atas 311 koperasi desa dan 17 koperasi kelurahan.
“Dari jumlah itu terdiri atas 311 koperasi desa dan 17 koperasi kelurahan dan kami berharap KDMP menjadi fondasi ekonomi kerakyatan yang berbasis potensi lokal,” pungkas Agus Wijaya. [dya/suf]






