Madrid (beritajatim.com) – Real Madrid musim lalu gagal di LaLiga, Copa del Rey, Supercopa de Espana, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub. Semuanya adalah gelar mayor. Mereka “hanya” memenangi Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental. Meski dicap gagal, nama Real masih terlalu hebat untuk urusan pendapatan dengan mencatatkan EUR1,185 miliar (Rp22,4 triliun).
“Angka tersebut meningkat sekitar 10 persen dari pemasukan musim 2023–2024. Pemasukan musim lalu adalah yang terbesar sepanjang sejarah klub,” bunyi pernyataan resmi Real.
Padahal, musim 2023–2024 Los Merengues lebih sukses daripada musim lalu. Buktinya, mereka meraih “mini” treble di LaLiga, Supercopa de Espana, dan Liga Champions.
Yang lebih mencengangkan, meroketnya pemasukan Real musim lalu belum termasuk penjualan pemain. Dilansir Transfermarkt, Real mencatatkan penjualan EUR16 juta Rp303 miliar).
Selain itu, ada pemain veteran Toni Kroos dan Nacho yang dilepas secara gratis. Dua pemain itu total digaji EUR34,5 juta (Rp653,5 miliar) oleh Real dalam semusim.
Utang Real juga terbilang sangat minim. Yakni EUR11,7 juta (Rp221,7 miliar). Nominal itu adalah sekitar sepertiga gaji yang diterima striker Kylian Mbappe.
Sebagai komparasi, rival abadi FC Barcelona “hanya” mendapatkan pemasukan EUR950 (Rp17,99 triliun). Padahal, mereka juara LaLiga, Copa del Rey, dan Supercopa de Espana yang notabene lebih baik dari Real. (dio)






