Surabaya (beritajatim.com) – Sholat Taubat merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sholat ini dilakukan sebagai bentuk penyesalan atas dosa dan kesalahan yang telah diperbuat, serta upaya untuk memohon ampunan dari Allah SWT.
Meski termasuk dalam sholat sunnah, pelaksanaannya tidak boleh dilakukan sembarangan dan memiliki waktu-waktu yang disarankan.
Dalam Islam, taubat adalah langkah penting dalam menyucikan diri dan memperbaiki hubungan dengan Sang Pencipta. Allah SWT memerintahkan umat-Nya untuk senantiasa bertaubat, sebagaimana dalam firman-Nya:
“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nur: 31)
Rasulullah SAW pun menyampaikan keutamaan sholat taubat dalam sebuah hadis:
“Tidaklah seorang hamba melakukan dosa, lalu ia berwudhu dengan sempurna, kemudian shalat dua rakaat dan memohon ampun kepada Allah, maka pasti Allah akan mengampuninya.” (HR. Abu Dawud)
Orang yang rutin melakukan sholat taubat dipercaya akan mendapatkan kelembutan hati. Ia menjadi lebih peka terhadap kesalahan, mudah memaafkan sesama, serta lebih kuat dalam mengendalikan emosi.
Tidak hanya itu, melalui ibadah ini, seseorang bisa merasakan kedekatan yang lebih intim dengan Sang Pencipta, karena dirinya telah menyerahkan diri sepenuhnya untuk kembali ke jalan yang benar.
Niat dan Tata Cara Sholat Taubat
Sholat taubat bisa dikerjakan dua hingga empat rakaat, dengan salam setiap dua rakaat. Berikut bacaan niatnya:
أصَلَّى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnatat taubati rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Langkah-langkah sholat taubat:
1. Berwudu terlebih dahulu.
2. Membaca niat sholat taubat.
3. Takbiratul ihram.
4. Membaca doa iftitah.
5. Membaca Al-Fatihah.
6. Membaca surat pendek.
7. Rukuk.
8. I’tidal.
9. Sujud.
10. Duduk di antara dua sujud.
11. Sujud kedua.
12. Berdiri dan melanjutkan rakaat kedua dengan urutan yang sama.
13. Tasyahud akhir.
14. Salam.
15. Membaca doa taubat dan memohon ampunan.
Doa Setelah Sholat Taubat
Usai menunaikan sholat taubat, tahap berikutnya adalah memanjatkan doa khusus sebagai penutup. Ada dua doa yang dianjurkan untuk dibaca setelah melaksanakan sholat taubat, yakni sebagai berikut:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم الَّذِي لَا إِلهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Latin: Astaghfirullaahal’adziim, alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaiih
Artinya: “Saya mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan melainkan hanya Dia Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Nya,”
Setelah membaca doa diatas, dianjurkan untuk melanjurkan dengan membaca doa di bawah ini:
اللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لآاِلهَ اِلَّااَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَناَ عَبْدُكَ وَأَناَ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ من شَرِّمَاصَنَعْتَ. اَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَي وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَيَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ
Latin: Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana’abduka wa ana’alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu a’uudzubika min syarri maa shana’tu. abuu ulaka bini’matika ‘alayya wa abuu u bidzanbi fahghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: “Wahai Tuhan, Engkau adalah Tuhanku, tiada yang patut disembah melainkan hanya Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku dalam ketentuan dan janji-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui dosaku, karena itulah ampunilah aku, sebab tidak ada yang dapat memberi ampunan melainkan Engkau wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat.”
Syarat Taubat yang Diterima
Taubat yang diterima Allah SWT bukan hanya sekadar ritual ibadah, tetapi harus disertai dengan niat yang tulus, penyesalan yang mendalam, dan tekad kuat untuk tidak mengulangi kesalahan. Seseorang juga harus segera menghentikan perbuatan dosanya dan memperbaiki diri secara berkelanjutan.
Jika dosa yang dilakukan berkaitan dengan hak orang lain, maka ia wajib mengembalikan hak tersebut dan meminta maaf kepada yang bersangkutan. Taubat tidak akan sah jika seseorang masih memiliki niat untuk mengulangi perbuatannya.
Sholat taubat menjadi sarana spiritual yang luar biasa bagi siapa saja yang ingin kembali kepada Allah SWT. Dengan menjalankan ibadah ini secara rutin dan ikhlas, seorang muslim bisa merasakan ketenangan batin, pencerahan hati, serta harapan besar akan ampunan dari Sang Pencipta. Jangan tunda untuk bertaubat, karena kesempatan tidak selalu datang dua kali.[mnd/aje]






