Surabaya (beritajatim.com) — Harga tiket acara launching tim Persebaya Surabaya musim 2025/2026 menuai protes keras dari para suporter.
Pasalnya, harga tiket untuk laga uji coba melawan PSS Sleman pada Sabtu, 19 Juli 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo dinilai terlalu tinggi dibandingkan tiket pertandingan reguler.
Agung Suciono, suporter asal Surabaya Timur, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan manajemen Persebaya yang dianggap tidak memikirkan kondisi suporter.
“Seharusnya penjualan tiket ini disosialisasikan dulu ke suporter, jangan langsung buka dengan harga fantastis. Ini namanya memanfaatkan situasi,” tegas Agung saat dikonfirmasi, Rabu (16/7/2025).
Berdasarkan informasi dari laman resmi Persebaya.id, harga tiket launching tim bervariasi. Untuk tribun atas, harga tiket dibanderol Rp115 ribu, bundling produk sponsor Rp130 ribu, tribun bawah Rp125 ribu hingga Rp140 ribu, sedangkan kategori super fans bisa mencapai Rp250 ribu hingga Rp300 ribu.
Agung menambahkan, kebijakan ini sangat memberatkan suporter dengan ekonomi menengah ke bawah yang tetap ingin mendukung tim kebanggaannya.
“Jujur saya tidak suka dengan kebijakan manajemen seperti ini, karena benar-benar membebani suporter kelas bawah,” imbuhnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Syaiful Ulum, Bonek asal kawasan Kupang Segunting. Menurutnya, harga tiket yang mencapai Rp140 ribu ditambah pajak membuat banyak suporter kesulitan menjangkau.
“Saya tiap musim selalu nonton, bahkan beli tiket terusan. Tapi kenapa launching tim saja mahal sekali, apalagi ditambah pajak. Kasihan untuk yang tidak mampu beli tiket semahal ini,” kata Syaiful.
Sebagai informasi, Persebaya akan menghadirkan musisi legendaris Roy Jeconiah untuk memeriahkan acara launching tim musim 2025/2026 mendatang. Laga melawan PSS Sleman akan menjadi pembuka rangkaian kegiatan yang diharapkan bisa meningkatkan semangat tim dan suporter. (way/ted)






