Ponorogo (beritajatim.com) – Ribuan siswa baru tingkat SMP, SMA sederajat, hingga santri pondok pesantren di Kabupaten Ponorogo resmi menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 dengan sentuhan berbeda. Kodim 0802/Ponorogo mengambil peran penting dalam membentuk kedisiplinan dan karakter generasi muda lewat pelatihan baris-berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, dan pembinaan mental rohani.
Sejak Senin (14/7/2025), ratusan prajurit TNI dari Makodim dan seluruh jajaran Koramil diterjunkan langsung ke lapangan. Mereka tersebar di tiga titik utama di wilayah kota, yakni Makodim 0802, Lapangan Merak, dan Stadion Batoro Katong. Di luar itu, personel Koramil turut membina siswa-siswi baru di masing-masing wilayah tugas hingga Jumat (18/7/2025) nanti.
Bukan sekadar rutinitas tahunan, keterlibatan langsung prajurit TNI ini diakui banyak pihak sebagai wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan aparat teritorial. Salah satunya diungkapkan oleh Anang Sayekti, Kasi Kesiswaan SMAN 2 Ponorogo. Kedisiplinan dan penguatan karakter menjadi tujuan utama pelibatan prajurit TNI dalam MPLS 2025 ini.
“Tujuannya untuk memberikan refleksi ke siswa tentang PBB, menguatkan kedisiplinan siswa serta penguatan karakter,” ungkap Anang Sayekti, Selasa (15/7/2025).
Anang Sayekti juga mengungkapkan bahwa saat MPLS, khususnya dalam kegiatan baris-berbaris, wawasan kebangsaan serta pembinaan mental rohani oleh Kodim Ponorogo ini, benar-benar sangat berguna. Para pelatih pun sangat inspiratif dalam memberikan materi.
“Sangat inspiratif dalam memberikan pemahaman dan kesadaran dalam PBB. Terima kasih atas kerjasamanya, semoga sukses selalu menyertai langkah-langkah kita bersama,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala SMP Ma’arif 1 Ponorogo, Miswanto. Dirinya mengaku mengaku pihaknya sengaja menyiapkan 100 siswa barunya untuk mengikuti pelatihan langsung dari anggota Kodim 0802 Ponorogo.
“Diharapkan anak-anak bisa semakin disiplin, terampil, memiliki jiwa patriotisme yang tinggi. Kemudian setelah acara selesai, harapannya kembali ke sekolah bisa melaksanakan kedisiplinan dengan penuh kesadaran, memiliki mental yang kuat, dan semangat belajar yang tinggi,” ucapnya.
Hingga pertengahan Juli ini, tercatat sekitar 14.521 siswa baru di seluruh Ponorogo telah dibina langsung oleh prajurit Kodim 0802. Jumlah ini masih bisa bertambah, mengingat sejumlah sekolah dan pondok pesantren yang belum memulai MPLS juga berencana menggandeng Kodim sebagai mitra pelatihan. (end/kun)






