Jombang (beritajatim.com) – Aksi nekat memindahkan bahan bakar minyak (BBM) sambil merokok berujung petaka. Sebuah toko Madura di Jalan Raya Ingas Pendowo, Desa/Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, ludes terbakar pada Selasa pagi (15/7/2025).
Akibatnya, api menyambar dan langsung membesar. Korban, M Syaiful Bahri (18), warga Desa Batubintang, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, mengalami luka bakar hingga 30 persen. Ia kemudian dilarikan ke Puskesmas Sumobito untuk mendapatkan perawatan medis.
Selain menghanguskan bangunan toko, api juga melalap sepeda motor Suzuki Thunder berpelat W 5108 XU serta sebuah lemari pendingin yang biasa dipakai menyimpan minuman. Kebakaran di pagi hari itu sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, upaya warga gagal karena angin kencang justru membuat kobaran api semakin besar.
Panik karena lokasi kejadian berada di deretan toko yang padat, warga akhirnya menghubungi Pos Pemadam Kebakaran (PMK) Mojoagung. Tidak berselang lama, tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi — dua unit dari Pos Mojoagung dan satu dari Pos Jombang. Para petugas langsung berjibaku memadamkan api yang terus membesar.
“Penunggu toko mengalami luka bakar hingga 30 persen. Selain itu motor Thunder dan lemari pendingin juga ikut hangus. Kebakaran disebabkan karena kecerobohan penunggu toko,” kata M Sholeh, Koordinator Pos PMK Mojoagung.
Menurut Sholeh, api berhasil dipadamkan beberapa saat setelah tim tiba di lokasi. Dugaan kuat, kebakaran dipicu oleh kelalaian korban saat memindahkan BBM dari tangki sepeda motor ke dalam botol sembari merokok, sehingga api mudah terpantik dan melalap seluruh isi toko milik M Fauzi.
“Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp10 juta. Penyebab kebakaran karena kecerobohon penunggu toko. Dia memindahkan BBM dari tangko motor ke botol-botol sembari merokok,” pungkas Sholeh. [suf]






