Pacitan (beritajatim.com) – Menjelang tahun ajaran baru 2025/2026, sejumlah penjahit di Pacitan mulai kebanjiran pesanan pembuatan seragam sekolah. Salah satunya adalah Prima Tailor, milik Supriyanto, yang berada di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di area luar Pasar Minulyo, Kelurahan Baleharjo, Pacitan.
Dalam dua pekan terakhir, Supriyanto mengaku fokus menyelesaikan puluhan paket seragam sekolah, mulai dari jenjang Sekolah menengah pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) .
“Sejak dua minggu ini, saya hanya mengerjakan pesanan seragam sekolah,” ujar Supriyanto saat ditemui di kiosnya, ditulis Senin (14/7/2025).
Namun, jika dibandingkan dengan dua atau tiga tahun sebelumnya, jumlah pesanan tahun ini mengalami penurunan. Hal itu disebabkan adanya kebijakan sekolah yang kini membebaskan siswa membeli seragam di luar, kecuali untuk seragam khusus seperti batik identitas sekolah.
“Kalau dulu sampai kewalahan, sekarang paling puluhan saja. Karena banyak yang beli jadi di toko. Yang wajib dijahit biasanya hanya seragam batik sekolah,” tambahnya.
Meski tidak seramai tahun-tahun sebelumnya, tahun ajaran baru tetap menjadi momen penting yang membantu meningkatkan pendapatan usahanya. [tri/aje]






