Pamekasan (beritajatim.com) – Pemain Madura United FC diminta tampil maksimal sepanjang kompetisi Super League 2025-2026, seiring dengan jalinan kemitraan bersama PT Weha Agro Sejahtera sebagai sponsor utama.
Hal tersebut disampaikan Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi disela penandatanganan kemitraan dan kerjasama dengan perusahaan yang memiliki jargon; ‘Berkarya, Berbagi, Berjaya’ di Gresik, Jawa Timur, Sabtu (12/7/2025).
Kemitraan dan kerjasama tersebut, sekaligus menegaskan keseriusan manajemen tim kebanggaan supporter Madura Bersatu, guna membangun dan mewujudkan tim profesional dan kompetitif.
“Seperti yang sering kami sampaikan bahwa kami tidak tidak main-main dalam membangun tim ini, salah satunya dalam menjalin kemitraan. Sehingga seluruh pemain harus bisa membayar kepercayaan sponsor dengan cara tampil maksimal,” kata Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi.
Pria yang akrab disapa AQ juga meminta seluruh tim agar maksimal memberikan yang terbaik. “Kerjasama ini harus dijaga dengan komitmen penuh, kami juga semua pemain tampil total (maksimal). Sebab ini bukan hanya soal bisnis, tapi juga soal kehormatan dan tanggungjawab,” tegasnya.
Dari kerjasama tersebut, nantinya logo maupun nama PT Weha Agro Sejahtera akan terpajang secara visual pada jersey resmi tim yang bermarkas di Pulau Garam Madura, khususnya sepanjang kompetisi Super League 2025-2026 mendatang.
“Kerjasama dengan PT Weha Agro Sejahtera akan terlihat secara visual di jersey Madura United sepanjang musim, dan diharapkan bisa membawa energi baru bagi tim Laskar Sape Kerrab (julukan Madura United),” pungkasnya.
Sejauh ini terdapat sebanyak 31 pemain yang dipastikan sebagai bagian dari tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, bahkan mereka juga berencana untuk melengkapi dengan kuota asing hingga 35 pemain.
Ke-31 pemain yang dipastikan sebagai bagian dari tim, meliputi 5 pemain di posisi penjaga gawang, yakni Aditya Harlan, Miswar Saputra, Mochammad Diky Indrayana, Rendy Razzaqu Mochtar, Satrio Azhar Aisy Santoso.
Posisi bek diisi sebanyak 9 pemain berbeda, yakni Ahmad Rusadi, Ferian Rizki Maulana, Kartika Vedhayanto, Kerim Palić (Bosnia and Herzegovina), Pedro Filipe Tinoco Monteiro (Portugal), Muhammad Taufany Muslihuddin, Muhammad Taufik Hidayat, Nurdiansyah, Roger Bonet Badia (Spanyol).
Posisi gelandang diisi 10 pemain, yakni Arsan Makarin Al Haq, Fauzan Hanif, Feby Ramzi Wirawan, Fransiskus Alesandro Nimo Olepue, Ilhamsyah, Iran da Conceição Gonçalves Júnior (Brasil), Jordy Wehrmann (Belanda), Luis Marcelo Morais dos Reis (Brasil), Mohammad Kemaluddin, Paulo Oktavianus Sitanggang.
Sedangkan posisi penyerang diisi 7 (tujuh) pemain, masing-masing Ahmad Nufiandani, Aji Kusuma, Joâo Pereira Albertine (Guinea-Bissau), M Riski Afrizal, Mike Aldo Maulidino, Yuda Editya Pratama, dan Valeriy Ihorovych Hryshyn (Ukraina). [pin/kun]






