Pasuruan (beritajatim.com) – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo atau Mas Rusdi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mendukung penuh percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Hal ini disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi percepatan penetapan lokasi PLTS yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton Surabaya, Jumat (11/7/2025).
Rapat tersebut diikuti jajaran Kementerian ATR/BPN, Bappenas, pemerintah daerah terkait, serta investor dan pelaksana teknis proyek PLTS yang akan direalisasikan di Banyuwangi dan Pasuruan. Dalam kesempatan itu, Mas Rusdi—sapaan akrab Bupati Pasuruan—mengatakan pembangunan PLTS akan membawa manfaat besar bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan.
“Kami menyambut baik pembangunan PLTS di Kabupaten Pasuruan. Proyek ini sejalan dengan visi daerah yang ramah lingkungan dan mendukung energi hijau,” ujar Mas Rusdi.
Menurutnya, keberadaan PLTS akan membuka peluang kerja baru bagi warga lokal serta meningkatkan daya saing daerah. Selain itu, proyek ini diharapkan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil yang selama ini menjadi tantangan utama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Mas Rusdi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan memastikan kelancaran proses administrasi dan legalitas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan PLTS. Ia meminta agar pelaksanaan proyek ini dijalankan secara transparan dan profesional agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap hasilnya benar-benar dirasakan oleh warga dan bisa menjadi contoh sukses pembangunan berbasis energi terbarukan. Ini langkah penting untuk masa depan Pasuruan yang lebih hijau,” tuturnya.
Pemkab Pasuruan juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta pihak pelaksana agar seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi dan dapat rampung tepat waktu. Keberadaan PLTS ini dinilai menjadi tonggak penting dalam mendorong transformasi energi di wilayah timur Jawa Timur, sekaligus kontribusi nyata Kabupaten Pasuruan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan nasional. [ada/beq]






