Sidoarjo (beritajatim.com) – Nilai investasi luar negeri terhadap kawasan industri Safe n Lock, yang juga merupakan kawasan ekonomi khusus (KEK) sekaligus kawasan industri halal di Sidoarjo, terus menunjukkan tren kenaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Untuk memperkuat daya saing dan mendukung aktivitas industri serta perdagangan di kawasan tersebut, pengembang berencana membangun pelabuhan logistik.
Direktur Utama PT Makmur Berkah Amanda Tbk sekaligus pengembang Kawasan Industri Halal Safe n Lock, Adi Saputra Tedja Surya, mengatakan bahwa lonjakan investasi luar negeri menjadi pemicu langkah strategis ini.
“Dari luar negeri, nilai investasi terhadap kawasan industri Safe n Lock telah meningkat signifikan. Sehingga kami berencana untuk membangun pelabuhan logistik untuk mendukung kegiatan industri dan perdagangan di kawasan tersebut,” kata Adi kepada wartawan, Rabu (9/7/2025).
Adi menjelaskan bahwa pembangunan pelabuhan logistik ini ditargetkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas bagi perusahaan-perusahaan yang telah beroperasi di kawasan Safe n Lock.
“Pelabuhan logistik ini akan membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan Safe n Lock,” imbuhnya.
Tak hanya itu, pembangunan pelabuhan logistik ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi kawasan industri Safe n Lock dalam kompetisi nasional maupun internasional.
“Dengan adanya pelabuhan logistik, kami berharap kawasan industri Safe n Lock dapat meningkatkan daya saingnya di tingkat nasional dan internasional,” harap Adi.
Lebih jauh Adi menyebutkan, proyek ini merupakan bentuk investasi strategis jangka panjang yang tidak hanya menguntungkan pengembang, tetapi juga seluruh tenant di kawasan tersebut.
“Pembangunan pelabuhan logistik ini merupakan investasi yang signifikan bagi kawasan industri Safe n Lock, dan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang,” paparnya.
Dengan langkah ini, kawasan industri Safe n Lock semakin memantapkan diri sebagai salah satu sentra industri halal dan kawasan ekonomi khusus terintegrasi di Jawa Timur yang mampu menarik lebih banyak investor, baik domestik maupun asing. [isa/beq]






