Surabaya (beritajatim.com) – DFS Group, ritel barang mewah terkemuka dunia, resmi memperluas jangkauannya di Indonesia dengan membuka dua gerai terbaru di Bandara Internasional Juanda Surabaya dan Bandara Internasional Soekarno–Hatta Jakarta. Kedua gerai yang berlokasi di Terminal Keberangkatan Domestik ini mulai beroperasi pada 4 Juni di Surabaya dan 5 Juni di Jakarta.
General Manager DFS Indonesia, Milan Rabold mengungkapkan, pembukaan dua gerai ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam mengokohkan posisinya di pasar ritel perjalanan Indonesia. “Kami sangat senang dapat memperluas kehadiran DFS di Indonesia, menyusul kesuksesan gerai kami di Bali dan pembukaan baru di Lombok. Surabaya dan Jakarta adalah pusat ekonomi serta budaya penting, menjadikannya lokasi strategis untuk pertumbuhan DFS ke depan,” kata Milan.
DFS tak hanya menghadirkan pengalaman belanja mewah bagi wisatawan internasional, tapi juga mengusung keunggulan produk lokal berkualitas. “Lewat gerai bandara ini, kami ingin menyuguhkan pengalaman belanja yang istimewa sembari menampilkan keindahan merek-merek terbaik Indonesia,” imbuhnya.
Gerai baru DFS di Juanda dan Soetta menonjolkan koleksi kurasi dari merek-merek ikonis tanah air yang menawarkan produk mode, perhiasan, hingga kerajinan tangan bercita rasa tinggi. Para wisatawan dapat menemukan berbagai pilihan menarik dari brand lokal ternama seperti Batik Wayang, Biasa, John Hardy, Kalibre, hingga Pithecanthropus.
Koleksi ini sekaligus menegaskan dedikasi DFS dalam menghadirkan perpaduan kemewahan global dengan kekayaan budaya lokal. Dengan demikian, turis tak hanya berbelanja produk mewah internasional, tetapi juga dapat membawa pulang buah tangan khas Indonesia yang bernilai seni tinggi.
Kini DFS hadir di tiga bandara tersibuk di Indonesia: Bali, Jakarta, dan Surabaya. Kehadiran di Bandara Juanda Surabaya yang merupakan bandara tersibuk ketiga di Indonesia menjadi pintu masuk utama menuju Jawa Timur, wilayah yang terkenal akan keindahan alam serta kekayaan warisan budayanya. Sementara itu, Bandara Soekarno–Hatta Jakarta yang melayani lebih dari 60 juta penumpang setiap tahun menjadi gerbang utama ke ibu kota sekaligus hub strategis di Asia Tenggara.
Melalui ekspansi ini, DFS berkomitmen untuk terus merayakan budaya, seni, dan keterampilan khas Nusantara. Para pelancong pun diajak menyelami keindahan warisan Indonesia sembari menikmati pengalaman belanja bebas bea yang premium dan konsisten di berbagai destinasi utama tanah air.
“Sebagai pionir omnichannel commerce di Indonesia, kami terus berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk melindungi hak kekayaan intelektual dan memerangi peredaran produk palsu. Komitmen DFS ini diharapkan dapat memberi pengalaman belanja yang aman, berkualitas, dan berkesan bagi pelanggan,” tutup Milan. [beq]






