Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur nasional Jombang-Surabaya, Jawa Timur. Seorang remaja pengendara motor sport mengalami luka serius setelah menabrak truk parkir di jalan yang minim penerangan pada Sabtu (5/7/2025) dini hari.
Korban diketahui bernama Dzaky Alqhoffar Rasyid (19), warga Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Saat itu, Dzaky tengah mengendarai sepeda motor sportnya dari arah Jombang menuju rumahnya di Mojoagung.
Namun nahas, ketika melintas di Jalan Raya Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, motor yang ia kemudikan menabrak bagian belakang truk yang sedang parkir di tepi jalan.
Kondisi truk yang parkir tersebut cukup membahayakan karena tidak dilengkapi lampu darurat dan rambu peringatan. Lokasi kejadian juga berada di jalur yang minim penerangan jalan. Akibatnya, Dzaky tidak sempat menghindar dan langsung menghantam truk yang diketahui bermuatan lampu listrik.
Menurut keterangan saksi mata, Muhammad Raihan Diky Anavi, truk tersebut sebelumnya mengalami kendala teknis saat melaju dari arah barat Jombang menuju Surabaya. Sopir truk, Bambang Sutikno, warga Desa Kartoharjo, Kecamatan Kartoharjo, Magetan, akhirnya memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan.
“Truk sempat mogok dan parkir karena trouble, tapi tidak pasang rambu atau lampu darurat. Jalannya juga gelap, tidak kelihatan,” ujar Raihan.
Benturan keras mengakibatkan Dzaky dan motornya terlempar dan masuk ke kolong truk. Ia mengalami luka parah di bagian kepala dan wajah. Petugas medis yang datang ke lokasi segera mengevakuasi korban dan membawanya ke RS PKU Muhammadiyah Mojoagung untuk mendapat perawatan intensif.
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Jombang yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi. Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya insiden tersebut.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Jogoloyo. Kami sudah melakukan olah TKP dan saat ini kasusnya dalam penanganan,” tegas Ipda Siswanto.
Kecelakaan ini kembali menyoroti kondisi jalan nasional yang minim penerangan, terutama di titik-titik rawan yang sering dilintasi kendaraan besar. Tidak adanya rambu peringatan dari kendaraan mogok juga menjadi faktor yang memperparah kecelakaan.
Pihak kepolisian mengimbau agar para pengendara lebih berhati-hati saat melintas di malam hari serta memastikan kendaraan berhenti dalam kondisi aman dan dilengkapi dengan rambu atau lampu darurat. Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar lebih peduli terhadap keselamatan di jalan raya. [suf]






