Pamekasan (beritajatim.com) – Seorang pria asal Desa Bulmatet, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, berinisial MY (30) ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah kandang sapi milik pamannya di Desa Palengaan Dhaja, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (2/7/2025).
Peristiwa tersebut bermula saat MY yang kesehariannya bekerja menjaga toko milik pamannya, H Razak, di Dusun Angsokah Barat, Palengaan Dhaja, tiba-tiba menghilang dari toko sekitar pukul 10:00 WIB. Padahal sejak pagi, sekitar pukul 7:00 WIB, MY sudah tampak seperti biasa menjaga toko tersebut.
Kapolsek Palengaan, AKP Muh Syaiful melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, menyampaikan kronologi penemuan korban. “Awalnya korban menjaga toko milik pamannya sejak pagi, dan sekitar pukul 10:00 WIB justru menghilang dari toko. Sekitar pukul 13:00 WIB ditemukan sudah meninggal dunia dengan cara gantung diri di kandang sapi milik pamannya atas nama M Hadi, sekitar 20 meter ke arah selatan dari toko yang dijaganya,” terangnya, Kamis (3/7/2025).
Mengetahui korban dalam kondisi tak bernyawa, pihak keluarga bersama warga setempat segera melakukan evakuasi dan membawa jenazah MY pulang ke rumah duka di Desa Bulmatet, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang. Setibanya di rumah duka, jenazah langsung dimandikan dan dimakamkan sekitar pukul 15:00 WIB.
AKP Sri Sugiarto menambahkan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban selama ini diduga mengalami gangguan kejiwaan. “Bahkan pihak keluarga juga menyampaikan jika peristiwa tersebut murni sebagai musibah, dan pihak keluarga juga membuat surat pernyataan bahwa mereka menolak dilakukan otopsi, artinya mereka mengikhlaskan kepergian korban,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, pihak Polsek Palengaan baru mendapatkan informasi kejadian itu sekitar pukul 15:33 WIB. Saat tiba di lokasi, jenazah korban sudah dalam proses pemakaman. “Sehingga kami melakukan olah TKP dan mencatat keterangan dari berbagai saksi,” pungkasnya. [pin/beq]






