Surabaya (beritajatim.com) – Cabang olahraga menembak dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025 menghadirkan persaingan ketat yang kian merata. Kota Malang tampil mendominasi dalam perolehan medali, mengungguli banyak daerah lain di tiga lokasi pelaksanaan berbeda di Malang Raya, yaitu Lapangan Indoor Asmid Yonarmed, Lapangan Outdoor Rest Area Kampoeng Tentara, dan Lapangan Tembak Api Vichada, sejak 30 Juni hingga 5 Juli 2025.
Humas Perbakin Jatim, Arie Soeripan, mengungkapkan bahwa sebanyak 16 nomor dipertandingkan di cabang olahraga ini. Menariknya, Porprov kali ini menunjukkan hasil perolehan medali yang lebih merata dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Memang untuk porprov kali ini berbeda, para peraih medali ini merata hampir seluruh kota dan kabupaten memenangkan pertandingan, contoh Banyuwangi, Madura dan Malang bisa mendapat lebih banyak medali, tidak mengerucut satu wilayah seperti Surabaya saja,” ujar Arie, Kamis (3/7/2025).
Hingga hari ini, 15 dari 16 nomor sudah selesai dipertandingkan dan medali telah diserahkan langsung kepada para pemenang, salah satunya oleh Sekretaris Umum KONI Jatim, Akmal Budianto. Masih tersisa satu nomor yang akan dilombakan, yaitu Air Rifle Mix Team.
Technical Delegate Cabor Menembak, Widodo, menambahkan bahwa ajang ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk pembibitan atlet muda. Ia menyarankan agar sosialisasi cabang menembak lebih intens dilakukan ke sekolah-sekolah.
“Ini merupakan bentuk pembibitan para atlet, karena kita mulai mempersiapkan dari Porprov Jatim ini untuk Kejurnas hingga PON mendatang. Kita pantau pembibitan sejak saat ini,” kata Widodo.
Beberapa peraih medali di antaranya adalah Mochammad Dzaky Dwi Whiguna (Kota Malang) yang menjadi juara pertama 10M Air Pistol Men, disusul Hamdani Sholihin (Kabupaten Pamekasan) dan Steven Chrystihan Dwinata (Kabupaten Sampang). Untuk 10M Air Pistol Women, medali emas diraih Chariesma Qesia Viarla (Kota Malang), perak oleh Febi Eka Putri Kumalasari (Kabupaten Malang), dan perunggu Najwa Fajrin Ramadhani (Kabupaten Sidoarjo).
Tim Kota Malang juga unggul di nomor 10M Air Pistol Women Team, serta meraih emas di nomor 10M Air Rifle Mixed melalui pasangan Chariesma dan Dzaky. Tak ketinggalan, Ufaira Dzakiyya Sakhi (Kota Malang) sukses menjadi juara di nomor WRABF – HR Putri.
Di sisi lain, Kota Surabaya tetap menunjukkan taringnya dengan meraih medali emas di beberapa nomor seperti 10M Air Rifle Women (Virenza Nara Fhursan) dan 10M Air Rifle Men Team.
Sementara itu, Hanin Azzahra Wahyuningtyas dari Kabupaten Madiun berhasil merebut medali emas di dua nomor, yaitu WRABF – HR Putri dan 18-41M Mettallic Silhouette Multirange Putri.
Persaingan pun makin ketat di nomor 33M 3 Posisi Putri yang dimenangkan Syafa Aulia Safura (Kabupaten Malang), dan 33M 3 Posisi Putra yang dijuarai Pavel Avrielion (Kota Pasuruan).
Dengan berakhirnya hampir seluruh pertandingan, Porprov Jatim 2025 membuktikan bahwa cabang olahraga menembak memiliki regenerasi yang sehat dan distribusi potensi atlet yang semakin merata di seluruh daerah Jawa Timur. [way/ian]






