Bondowoso (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yuliati, menyoroti fenomena banyaknya orang tua yang lebih memilih menyekolahkan anak-anak mereka di pesantren atau sekolah swasta dibandingkan sekolah negeri. Tren ini dinilai wajar mengingat tingginya perhatian masyarakat terhadap pendidikan agama.
“Selama ini kita evaluasi memang seperti itu. Masyarakat tidak hanya memperhatikan pendidikan akademik saja, tetapi juga pendidikan agama untuk putra-putrinya. Dan itu memang wajar,” ujar Haeriyah kepada beritajatim.com, Selasa (1/7/2025).
Menurut Haeriyah, banyak orang tua ingin anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman agama yang baik. Hal inilah yang mendorong mereka memilih lembaga pendidikan yang memberi porsi lebih pada penguatan nilai-nilai keagamaan.
Ia pun mengimbau agar sekolah-sekolah negeri dapat mencontoh keunggulan sekolah swasta maupun pesantren dalam hal penyelenggaraan pendidikan agama. Haeriyah menegaskan, meskipun biaya di sekolah swasta relatif lebih tinggi, banyak orang tua tetap memilihnya karena dianggap mampu memenuhi kebutuhan mereka akan pendidikan agama.
“Yang baik di sekolah swasta harus kita tiru. Sekolah negeri tidak boleh diam melihat fenomena seperti ini. Harus belajar apa yang membuat walimurid tertarik menyekolahkan anaknya ke swasta,” tegasnya.
Haeriyah juga mengungkapkan bahwa saat ini sudah banyak sekolah negeri, baik jenjang SD maupun SMP, yang mulai menerapkan program-program serupa untuk menarik minat masyarakat. Di antaranya melalui kelas tahfidz, pembiasaan ibadah, dan penguatan pendidikan karakter berbasis agama.
“Saya sudah melihat bahwa animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri kini semakin meningkat. Karena di sana mereka juga sudah bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan,” pungkasnya.
Dinas Pendidikan Bondowoso berharap upaya ini dapat meningkatkan daya saing sekolah negeri sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang seimbang antara akademik dan keagamaan. Dengan demikian, sekolah negeri dapat menjadi pilihan utama orang tua tanpa meninggalkan aspek moral dan spiritual anak. [awi/beq]






