Mojokerto (beritajatim.com) — Kirab Budaya Mojo Bangkit yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-107 Kota Mojokerto tak hanya menyuguhkan pertunjukan budaya yang memukau, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda. Melibatkan ratusan pelajar dari berbagai jenjang, kirab ini menjadi ruang ekspresi sekaligus penguatan identitas lokal.
Start dari Alun-alun Wiraraja, rombongan kirab melintasi Jalan Majapahit hingga Balai Kota Mojokerto, Kamis (26/6/2025). Peserta tampil membawakan kostum dan atraksi yang menggambarkan perjalanan sejarah Mojokerto, mulai dari kejayaan Majapahit, Kadipaten Japan, hingga masa kolonial dan perjuangan kemerdekaan.
Partisipasi aktif pelajar, komunitas pemuda, dan seniman muda dalam kirab ini menjadi bukti bahwa warisan budaya lokal masih relevan dan diminati generasi kini. Kegiatan yang telah digelar rutin sejak 2019 ini terbukti mampu menjadi ajang regenerasi nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat kecintaan pada budaya lokal.
“Kami bangga bisa ikut tampil membawakan tema Majapahit. Lewat persiapan ini, kami jadi lebih mengenal sejarah leluhur dan nilai-nilai perjuangan mereka,” ujar salah satu siswi SMA yang ikut sebagai penari dalam rombongan era Majapahit, Anisa (17).
Sementara itu, Wakil Wali (Wawali) Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi menyebut bahwa pelibatan generasi muda merupakan bagian penting dari misi pembangunan karakter dan budaya yang tertuang dalam Misi Panca Cita. “Kirab ini bukan hanya ajang hiburan, tapi juga media edukatif,” ungkapnya.
Menurutnya, generasi muda perlu dikenalkan sejarah dan jati dirinya sejak dini. Tujuannya agar gerasi muda Kota Mojokerto tumbuh menjadi pribadi yang kuat, cinta tanah air, dan bangga terhadap budayanya. Kirab Budaya Mojo Bangkit menjadi penghubung antara masa lalu yang penuh kejayaan dengan masa kini yang penuh tantangan.
“Anak-anak muda hari ini bukan hanya penonton sejarah, tapi bagian dari pelestariannya. Kirab ini adalah ruang kolaborasi antar generasi,” tambah Cak Sandi (sapaan akrab, red).
Dengan antusiasme yang terus tumbuh dari tahun ke tahun, Pemkot Mojokerto berharap Kirab Budaya Mojo Bangkit tak hanya menjadi tradisi tahunan, tapi juga ruang pembelajaran sejarah yang hidup dan menyenangkan. [tin/but]






