Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC memperkukuh sektor pertahanan tim dengan mempertahankan Nurdiansyah, guna menghadapi ketatnya jadwal kompetisi musim 2025-2026 mendatang.
Keberadaannya diharapkan dapat menambah kekuatan sektor jantung pertahanan Laskar Sape Kerrab, bersama lima pemain lain yang lebih awal dipertahankan manajemen dan tetap menjadi bagian tim musim depan.
“Keputusan untuk mempertahankan Nurdiansyah adalah bagian dari strategi kami untuk menjaga fondasi tim tetap kuat. Ia adalah contoh profesionalisme, kerja keras, dan loyalitas yang kami junjung tinggi di klub ini,” kata Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi, Kamis (12/6/2025).
Terlebih pemain dengan nomor punggung 44 dengan jersey loreng tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, memiliki cukup banyak pengalaman bersama sejumlah tim besar di kancah sepakbola tanah air, semisal Arema FC, Borneo FC hingga PSS Sleman.
Sehingga pemain kelahiran Jombang, Jawa Timur, yang saat ini berusia 26 tahun. Diharapkan dapat menjadi kunci tim pada kompetisi mendatang. “Kami percaya dengan pengalaman dan kemampuannya, lanjutkan perjuangan bersama menuju musim yang lebih baik cong,” pungkasnya.
Saat ini terdapat sebanyak 16 pemain yang menjadi bagian dari tim yang bermarkas di Pulau Garam Madura. Masing-masing Ahmad Nufiandani, Ahmad Rusadi, Feby Ramzi Wirawan, Ilhamsyah, Kartika Vedhayanto, M Riski Afrizal, Mike Aldo Maulidino, Miswar Saputra, Mohammad Kemaluddin, Muhammad Taufany Muslihuddin, Nurdiansyah, Taufik Hidayat, dan Yuda Editya Pratama.
Tiga lainnya merupakan pemain asing dari tiga negara berbeda yang memastikan diri melanjutkan kerjasama bersama Madura United, yakni Iran Junior asal Brasil, Jordy Wehrmann keturunan Belanda-Indonesia, serta bek tangguh berkebangsaan Portugal, Pedro Monteiro. [pin/ian]






