Pacitan (beritajatim.com) – Di tengah kekhawatiran akan eksploitasi alam di kawasan Raja Ampat, Papua Barat, wisatawan kini mulai melirik alternatif destinasi serupa yang lebih ramah akses dan ramah kantong. Salah satunya adalah Pantai Kasap di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Dikenal sebagai “Raja Ampat-nya Pacitan,” Pantai Kasap menyuguhkan panorama gugusan pulau kecil berbukit yang menjulang di tengah lautan biru Samudra Hindia. Pemandangan eksotis ini mengingatkan pada lanskap ikonik Raja Ampat, namun bisa dinikmati dengan perjalanan yang jauh lebih singkat dan biaya yang tak menguras dompet.
Akses menuju Pantai Kasap terbilang mudah. Pengunjung bisa memilih rute dari Desa Dadapan atau melewati jalur Pantai Klayar–Watukarung. Perjalanan dari pusat Kota Pacitan hanya memakan waktu sekitar satu setengah jam. Dari area parkir, wisatawan cukup berjalan kaki lima menit untuk tiba di menara pandang utama.
“Pemandangannya benar-benar luar biasa. Mirip seperti di Raja Ampat, tapi lebih mudah diakses dan terjangkau. Tempat ini membuat saya merasa lebih dekat dengan alam,” ungkap Intan Pamestri, wisatawan asal Madiun, Ditulis Senin (9/6/2025).
Dari menara pandang, wisatawan bisa menikmati lanskap delapan pulau kecil yang berjajar indah. Di musim kemarau, pulau-pulau tersebut terlihat gersang namun tetap eksotik, memberi kesan alam liar yang memesona. Selain itu, pengelola Pantai Kasap juga menyediakan beragam spot foto estetik, mulai dari sepeda onthel kuno hingga instalasi kayu yang artistik.
“Biasanya sore hari paling ramai, karena banyak yang ingin menikmati matahari tenggelam dan mengabadikan momen itu,” ujar Hari, salah satu pengelola menara pandang.
Pantai Kasap bukan hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menjadi saksi hidup perjuangan nelayan tradisional yang melaut dengan perahu kecil, menantang ombak Samudra Hindia.
Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, Pantai Kasap menjadi alternatif wisata yang layak dikunjungi, terlebih di tengah isu eksploitasi alam yang terus menghantui kawasan-kawasan konservasi seperti Raja Ampat. Tak jauh dari lokasi ini, wisatawan juga bisa menjelajahi destinasi lain seperti Kali Cokel dan Pantai Watukarung untuk pengalaman wisata yang lebih lengkap. (tri/ian)






