Surabaya (beritajatim.com) – Pengguna layanan ojek online (ojol) kini mendapatkan kemudahan baru yang sangat dinantikan. Mulai kemarin, Minggu (8/6/2025), pengemudi ojek online secara resmi diperbolehkan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di dalam area Terminal Arjosari, Malang.
Kebijakan baru ini menjadi angin segar bagi para pengguna transportasi umum yang mengandalkan layanan ride-hailing untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Pihak pengelola terminal telah menetapkan titik jemput dan antar yang terorganisir dan mudah dijangkau. Lokasi ini berada di Pintu Masuk 1 yang terletak di samping pintu keluar terminal, dan sudah dibuka untuk umum. Akses ini bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat tanpa hambatan.
Dengan adanya titik penjemputan resmi di dalam area terminal, penumpang tidak perlu lagi berjalan jauh keluar untuk memesan ojol. Cukup turun dari bus dan langsung melakukan pemesanan melalui aplikasi ride-hailing seperti Gojek atau Grab di lokasi yang telah ditentukan.
Hal ini tidak hanya memberikan kenyamanan ekstra, tetapi juga meningkatkan keamanan, terutama pada malam hari atau saat cuaca tidak bersahabat. Apabila pengguna layanan ojol memilih untuk dijemput di depan peron utama atau pintu depan terminal, maka akan dikenakan tarif parkir sesuai ketentuan Dinas Perhubungan. Namun, jika pengemudi masuk melalui Pintu 1, maka biaya parkir tidak dikenakan karena area tersebut berada di bawah pengelolaan langsung Terminal Arjosari.
Meski kini ojol diizinkan beroperasi dalam area terminal, pengguna dan pengemudi tetap diimbau untuk mengikuti aturan yang berlaku demi kenyamanan dan keselamatan bersama. Petugas terminal akan tetap melakukan pengawasan agar titik jemput dan antar tetap tertib dan sesuai dengan prosedur. [fyi/aje]






