Surabaya (beritajatim.com) – Minggu, 8 Juni 2025, cuaca di wilayah Madiun dan Pacitan secara umum diperkirakan cukup bersahabat meski didominasi kondisi berawan. Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, ketiga wilayah yaitu Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Pacitan menunjukkan variasi cuaca yang relatif ringan dan tidak ekstrem.
Prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., menyampaikan bahwa masyarakat tetap perlu waspada terhadap perubahan cuaca, meskipun kondisi secara umum cenderung stabil.
Di Kota Madiun, langit diprediksi akan berawan sejak pagi hingga malam hari. Namun, pada pukul 09.00 WIB, wilayah ini sempat mengalami hujan ringan yang membuat suasana kota menjadi lebih sejuk.
“Kondisi cuaca di Kota Madiun didominasi berawan sepanjang hari, tetapi ada hujan ringan yang terjadi pada pagi hari. Suhunya berada di kisaran 23 sampai 30 derajat Celcius,” jelas Oky.
Ia juga menambahkan bahwa kelembapan udara cukup tinggi, yakni antara 67 hingga 95 persen, dengan angin bertiup dari arah Tenggara pada kecepatan sekitar 18,5 km per jam.
Sementara itu, Kabupaten Madiun mengalami cuaca yang relatif lebih stabil dengan kondisi berawan sepanjang hari. Dari pagi pukul 06.00 WIB hingga malam hari pukul 21.00 WIB, langit terlihat mendung tanpa potensi hujan signifikan. Suhu di kabupaten ini lebih sejuk, berkisar antara 22 hingga 29 derajat Celcius.
“Kabupaten Madiun cenderung lebih tenang. Meski berawan sepanjang hari, tidak ada indikasi hujan. Angin bertiup dari arah Barat dengan kelembapan mencapai 95 persen di malam hari,” ujar Oky.
Berbeda dengan dua wilayah sebelumnya, Pacitan justru memulai harinya dengan cuaca cerah. Matahari sempat menyinari wilayah ini pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB. Namun, seiring berjalannya waktu, langit berubah menjadi berawan pada siang hari. Menjelang malam, kondisi kembali membaik dengan cuaca cerah berawan.
Suhu di wilayah pesisir selatan Jawa Timur ini berkisar antara 21 hingga 28 derajat Celcius, dengan kelembapan cukup tinggi mencapai 97 persen dan angin bertiup dari Timur Laut sekitar 15,6 km per jam.
Dengan kondisi cuaca yang mayoritas berawan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi langit saat beraktivitas di luar ruangan. Meski tidak ada potensi hujan lebat, namun perubahan cuaca yang cepat bisa saja terjadi, terutama di Kota Madiun.
Bagi warga yang berencana bepergian, disarankan membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan ringan untuk berjaga-jaga.(mnd/kun)






