Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) resmi menyabet gelar juara umum Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) III Jawa Timur 2025 setelah memborong total 162 medali. Raihan ini diumumkan pada Kamis (5/6/2025) di Surabaya dan menempatkan Unesa jauh di atas kampus-kampus pesaing lainnya.
Dalam ajang olahraga dua tahunan antarperguruan tinggi ini, kontingen Unesa mengantongi 69 medali emas, 40 perak, dan 53 perunggu. Capaian ini sekaligus mempertahankan dominasi kampus ‘Satu Langkah di Depan’ sebagai kekuatan utama olahraga mahasiswa di Jawa Timur.
Posisi kedua diraih Universitas Negeri Malang (UM) dengan total 97 medali yang terdiri atas 29 emas, 35 perak, dan 33 perunggu. Sementara itu, Universitas Brawijaya (UB) menempati peringkat ketiga dengan perolehan 14 emas, 21 perak, dan 33 perunggu, total 68 medali.
Ketua Bapomi Jawa Timur, Martadi, mengungkapkan bahwa posisi tiga besar memang selalu menjadi zona persaingan antara UM, Unesa, dan UB. Menurutnya, kompetisi berlangsung sengit tetapi tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
“Kegiatan secara umum lancar dan sukses, baik dari aspek penyelenggaraan, kolaborasi, maupun prestasi. Selamat untuk pemenang dan untuk semua yang terlibat berkompetisi,” kata Martadi.
Ia juga menekankan bahwa Pomprov bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan ruang kolaboratif antar-mahasiswa dari berbagai kampus untuk membangun jejaring dan solidaritas.
“Semua peserta adalah pemenang, karena kompetisi tidak hanya soal medali, tetapi juga soal sikap sportif dan jejaring. Event ini sukses melahirkan atlet terbaik Jatim yang diproyeksikan untuk Pomnas 2025 dan Asean University Games (AUG),” imbuhnya.
Wakil Rektor IV Unesa, Dwi Cahyo Kartiko, menyampaikan apresiasi atas performa gemilang mahasiswa Unesa. Ia menyebut, keberhasilan ini merupakan hasil dari strategi pembinaan olahraga yang terencana, termasuk melalui pemberdayaan UKM olahraga di lingkungan kampus.
“Keberhasilan ini bukan kebetulan, tetapi by design. Ini buah dari kerja keras, disiplin, dan komitmen seluruh elemen di Unesa,” ujar guru besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) tersebut.
Dwi juga menggarisbawahi bahwa potensi atletik Jatim tidak hanya dimiliki oleh kampus-kampus besar. Banyak perguruan tinggi lain yang turut menyumbang prestasi dengan mengirimkan atlet-atlet andalan mereka.
Pomprov III Jawa Timur 2025 digelar sejak 29 Mei hingga 4 Juni dengan mempertandingkan 23 cabang olahraga. Ajang ini diikuti oleh 103 perguruan tinggi negeri dan swasta. Dari jumlah itu, sebanyak 70 kampus berhasil meraih medali dan 36 kampus di antaranya sukses membawa pulang medali emas. [way/beq]






