Jakarta (beritajatim.com) – Semangat debut caps bukan satu-satunya motivasi Emil Audero pada laga melawan Tiongkok malam nanti. Kiper Palermo FC itu juga ingin mematahkan skenario serangan Tiongkok.
Emil mewaspadai bahwa Tiongkok yang hanya akan mengandalkan skema serangan balik. Itu disebabkan oleh laga yang akan digeber di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kendali dan inisiatif serangan pasti akan dipegang Indonesia sepenuhnya.
“Untuk lini belakang, kami harus bekerja lebih keras. Selama training camp (TC) di Bali, situasi seperti serangan balik lawan sudah kami evaluasi,” papar Emil pada konferensi pers tadi malam.
Pernyataan mantan kiper Inter Milan itu tercermin pada agenda latihan resmi setelah konferensi pers. Bersama pelatih kiper Sjoerd Woudenberg dan kiper Maarten Paes, Emil terlihat fokus menghadapi situasi serangan balik dengan tembakan dari jarak dekat.
Strategi tersebut sudah terjadi pada pertemuan pertama (15/10/2024). Kala itu, Indonesia unggul 76 persen ball possession dan 7 tembakan tepat sasaran. Bandingkan dengan Tiongkok yang mencatatkan 24 persen ball possesion dan 3 tendangan tepat sasaran meski berstatus tuan rumah. Tetapi, hasilnya Indonesia keok 1-2.
“Kami harus menjaga konsentrasi hingga laga benar-benar berakhir (untuk memenangi pertandingan, Red)” ucap Emil. (dio)






