Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Surabaya (Ubaya) kembali menggelar ajang tahunan bertajuk Ubaya Innovaction Festival (Unnofest) Volume 6 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 2–4 Juni 2025, di Plaza Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Kampus Ubaya Tenggilis.
Unnofest Vol 6 mengusung tema “CAKEP” sebagai akronim dari Ceriakan Aksi, Koneksi, Experience, dan Profitmu. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memamerkan produk kewirausahaan dan inovasi berbasis teknologi.
Dalam gelaran Unnofest tahun ini, sebanyak 51 dari 70 produk mahasiswa berhasil lolos seleksi ketat oleh Ubaya Innovaction Hub (UIH). Salah satu produk unggulan yang mencuri perhatian adalah “HueHaus”, inovasi minuman kopi latte kaya antioksidan yang berbahan dasar spirulina dan beetroot.
Produk ini merupakan hasil kolaborasi mahasiswa dari Fakultas Teknobiologi dan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Ubaya. Tim kreator terdiri dari Benedictus Kevin, Melinda Surya, Richard Meaven, Felicia Gunawan, Jonathan Winston, Evelyne Elizabeth, dan Lea Christa.
Melinda Surya Sutedjo, salah satu anggota tim, mengungkapkan bahwa produk ini mendapat respon positif dari pengunjung. Ia menyebut, lebih dari 100 botol telah terjual dalam dua hari.
“Kita dapat inovasi ini dari salah satu mata kuliah di Teknobiologi tentang food process. Satu hari kami targetkan laku terjual 50. Ternyata melebihi,” jelasnya, Rabu (4/6/2025).
Selain pameran produk, Unnofest Vol. 6 juga menghadirkan talkshow inspiratif, salah satunya bersama MiriCanvas, sebuah platform digital berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mendukung mahasiswa berwirausaha di bidang desain grafis.
“MiriCanvas siap memfasilitasi presentasi. Melalui AI dalam 1 hingga 2 menit, presentasi langsung jadi. Tidak hanya sebagai pengguna, mahasiswa yang ingin karyanya dikomersilkan, juga bisa jadi kontributor sehingga bisa diunggah dan dapat royalti dari situ,” ungkap Partnership Development Manager MiriCanvas, Irenna Elizabeth.
Sementara itu, Rektor Ubaya, Dr. Ir. Benny Lianto menyampaikan apresiasi terhadap semangat inovasi para mahasiswa. Ia mengajak para mahasiswa untuk menjadikan Unnofest sebagai ajang cipta kreativitas dan inovasi baru.
“Semoga banyak karya baru yang sangat laku di pasar. Ubaya siap mendukung hingga memasuki tahap komersialisasi,” ujarnya.
Pameran ini menyajikan beragam karya mahasiswa mulai dari makanan, minuman, produk fesyen seperti kaos, obi belt, tas, hingga photobooth. Ajang ini menjadi bagian dari komitmen Ubaya dalam menumbuhkan jiwa enterpreneurship dan inovasi mahasiswa. [ipl/but]






