Surabaya (beritajatim.com) – Gelandang Persebaya Surabaya, Muhammad Hidayat, akhirnya kembali merumput setelah absen selama satu setengah tahun akibat cedera lutut.
Namun dalam laga melawan Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (23/5/2025), Hidayat hanya tampil selama 30 menit. Apa alasan di balik keputusan ini?
Asisten pelatih Persebaya, Uston Nawawi, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan kondisi fisik Hidayat pasca pemulihan cedera serius.
Menurutnya, kemampuan Hidayat untuk kembali bermain di laga resmi meski hanya 30 menit sudah menjadi pencapaian besar.
“Hidayat belum pernah bermain sejak mengalami cedera 1,5 tahun lalu. Dia bisa tampil hari ini selama 30 menit, itu sudah sangat bagus. Bukan berarti dia bermain buruk, justru ini perkembangan yang positif,” ujar Uston Nawawi usai pertandingan.
Tak hanya soal kondisi fisik, Uston juga menjelaskan bahwa penarikan Hidayat di tengah pertandingan merupakan bagian dari strategi yang disesuaikan dengan regulasi liga, khususnya kewajiban menurunkan pemain muda.
“Saya juga harus memasukkan Tony (Firmansyah) untuk menggantikan Tata (Mikael Tata), karena sesuai regulasi, pemain muda wajib dimainkan,” tambahnya.
Menariknya, pertandingan kontra Bali United ini menjadi momen spesial bagi Hidayat. Meski hanya bermain singkat, pemain asal Bontang itu dipercaya sebagai kapten tim dalam laga perpisahannya bersama Persebaya. Momen emosional ini menjadi simbol apresiasi klub terhadap kontribusi sang gelandang.
Diketahui, M Hidayat mengalami cedera lutut serius pada Maret 2024 dan menjalani operasi pada April 2024. Sejak saat itu, ia menjalani masa pemulihan intensif hingga akhirnya kembali merasakan atmosfer pertandingan di pengujung Liga 1 musim 2024/2025. (ted)






