Jember (beritajatim.com) – Tim tuan rumah Kabupaten Jember menggulung tim Kabupaten Situbondo 3-0 (2-0), dalam kualifikasi sepak bola putra Zona 1 Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur, di Stadion Jember Sport Garden, Selasa (20/5/2025).
Jember unggul cepat melalui Ismail pada menit 11. Aroma kemenangan semakin kuat, setelah pemain bernomor punggung 8, Ahmad Jainuri mencetak gol kedua pada menit 45+1.
Tak ingin membuang peluang untuk memetik tiga angka pada pertandingan perdana, pelatih Sugeng Sudibyo menginstruksikan Tegar Adi Putra dan kawan-kawan bermain lebih menyerang.
Hasilnya, pada menit 69, M. Rangga Syah Ridwanto memperlebar jarak di papan skor. Keunggulan 3-0 ini bertahan hingga wasit Zaenal Abidin meniup peluit akhir.
Dengan kemenangan ini, Jember menduduki peringkat kedua klasemen sementara di bawah Banyuwangi dengan tiga angka. “Alhamdulillah, ini pertandingan perdana dan tidak mudah,” kata
Kemenangan ini tidak membuat Dian Mahrus, asisten pelatih Jember, puas. Ada banyak hal yang harus dievaluasi untuk melakoni tiga pertandingan tersisa. “Terutama dalam pertandingan berikutnya kami akan melawan Banyuwangi,” katanya.
Banyuwangi saat ini menduduki puncak klasemen sementara Zona 1 setelah menang dua kali berturut-turut. “Banyuwangi bagus. Tapi kami tidak akan memandang itu sebagai beban. Kami akan memandangnya sebagai motivasi, bahwa Jember lebih bagus daripada Banyuwangi,” kata Mahrus.
Kendati menang, Mahrus menilai transisi permainan tim Jember masih belum sempurna. “Saat 15 menit awal babak pertama, transisi anak-anak sedikit kacau. Mungkin karena ini pertandingan pertama. Setelah 15 menit ke atas, anak-anak mulai enjoy,” katanya.
Selain transisi permainan, para pemain Jember perlu memperbaiki komunikasi di atas lapangan dan penyelesaian akhir.
“Tadi banyak peluang yang tidak bisa diselesaikan dengan baik. Kami sudah banyak berlatih finishing, tapi ketenangan anak-anak, karena ini pertandingan pertama, bisa jadi terpengaruh,” kata Mahrus.
Mahrus bersyukur tidak ada pemain yang cedera serius. “Mungkin jeda satu hari, mereka bisa fit lagi,” katanya.
Sementara Situbondo semakin terbenam di posisi juru kunci dan menjadi lumbung gol dengan sembilan gol bersarang ke gawang mereka dalam dua pertandingan. “Kami akan tingkatkan lagi kerja sama dan stamina tim,” kata Abdul Halim Al Rasyid, manajer tim Situbondo.[wir]






