Gresik (beritajatim.com)- Perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik meraih penghargaan tertinggi bina mitra UMKM Award 2025.
Petrokimia Gresik dinobatkan sebagai ‘The Most Committed Corporate on Small Scale Industries and Enterprises’ karena sukses memajukan UMKM.
Selain itu, Petrokimia Gresik juga memborong enam penghargaan lainnya di Bina Mitra UMKM Award 2025, yaitu Platinum Award untuk kategori Pembina/Perusahaan, Terbaik I untuk kategori Pendamping, dan empat Platinum untuk kategori UMKM. Total ada tujuh penghargaan yang dibawa pulang.
Secara simbolis penghargaan diterima oleh Senior Vice President (SVP) Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo mewakili Direktur Utama, Dwi Satriyo Annurogo di Jakarta, baru-baru ini.
Capaian penghargaan ini, Dwi Satriyo menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan stakeholder. Ini menegaskan bahwa, Petrokimia Gresik yang merupakan bagian dari BUMN tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tapi juga berkomitmen untuk berkontribusi bagi masyarakat.
“Petrokimia Gresik berkomitmen membantu Pemerintah dalam peningkatan ekonomi, melalui pembinaan terhadap pelaku-pelaku UMKM di sekitar perusahaan. Upaya ini selaras dengan arahan dari Menteri BUMN Republik Indonesia, Bapak Erick Thohir, dimana TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) BUMN harus fokus pada tiga bidang, yaitu pendidikan, lingkungan, dan pengembangan UMKM,” ujar Dwi Satriyo, Jumat (16/5/2025).
Ia menjelaskan, Petrokimia Gresik merupakan perusahaan yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung kemajuan UMKM. Pasalnya, selama beroperasi telah berkontribusi dalam pemberdayaan dan pengembangan ekonomi masyarakat melalui program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) sejak tahun 1984, atau lebih dari tiga dekade.
Khusus di tahun 2023 dan 2024, Petrokimia Gresik telah melakukan pembinaan terhadap 1.054 UMKM yang berasal dari berbagai daerah. Rinciannya tahun 2023 sebanyak 359 mitra dengan besaran pendanaan yang disalurkan sebesar Rp8,9 miliar, dan tahun 2024 sebanyak 695 mitra dengan total pendanaan sebesar Rp21,3 miliar.
Dari ribuan mitra tersebut, empat diantaranya mendapatkan Platinum Award di ajang ini, yaitu Batik Bangsawan dari Gresik, Sarung BTM dari Gresik, Batik Gedog Zaenal dari Surabaya, dan OG Jewelry dari Pacitan yang memproduksi perhiasan handmade dari batu alam Indonesia.
Adapun pendampingan yang dijalankan Petrokimia Gresik antara lain pinjaman modal, memberikan kesempatan UMKM binaan untuk memperkenalkan produknya melalui bazar atau pameran, memfasilitasi promosi dan penjualan melalui UMKM Corner.
BUMN ini juga melakukan pendampingan mitra binaan untuk mendapatkan perizinan dan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), serta melakukan pembinaan untuk pengelolaan administrasi dan keuangan.
“Kami juga mengoptimalkan produk UMKM tersebut menjadi rantai pasok perusahaan, seperti produk batik dan sarung untuk souvenir tamu VIP, dan lainnya,” ujar Dwi Satriyo.
Sementara itu Bina Mitra UMKM Award merupakan penghargaan untuk lembaga/perusahaan sebagai apresiasi atas pelaksanaan pembinaan UMKM. Sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat UMKM sebagai basis kesejahteraan dan perekonomian yang mendorong binaan menjadi UMKM Naik Kelas.
Tahun ini diikuti hampir 40 lembaga/perusahaan dengan jumlah hampir 100 program yang berkompetisi. [adv/dny]







