Malang (beritajatim.com)- Libur panjang beberapa hari membawa dampak signifikan bagi destinasi baru Pantai 3 in 1 di kawasan Pantai Banyu Meneng, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.
Pantai 3 in 1 belakangan semakin populer hingga di datangi ribuan wisatawan. Selama tiga hari terakhir, pantai yang terletak di pesisir selatan Malang ini dipadati oleh pengunjung dari berbagai luar daerah seperti Surabaya, Kediri, hingga Banyuwangi.
Pantai 3 in 1 merupakan sebutan untuk kawasan wisata yang menggabungkan tiga pantai indah sekaligus dalam satu area wisata. Ketiganya yakni Pantai Ngentup, Pantai Banyumeneng, dan Pantai Selok. Kombinasi panorama alam dan ombak yang ramah untuk wisata keluarga, serta beragam aktivitas menarik menjadikan kawasan ini menjadi primadona baru wisata pantai di Malang Selatan.
Salah satu pengunjung dari Banyuwangi, Kasturi (40), mengaku rela menempuh perjalanan lebih dari tujuh jam demi menikmati pengalaman wisata di Pantai 3 in 1.
“Kami tahu tempat ini dari media sosial. Anak-anak saya langsung tertarik karena ada wahana kano yang bisa dinikmati bersama. Setelah bermain, kami juga mencicipi kuliner lobster bakar dan ikan segar khas laut selatan. Rasanya luar biasa,” ujar Kasturi, tersenyum puas, Kamis (15/5/2025).
Tak hanya wahana air dan kuliner, di Pantai 3 in 1, pengunjung juga bisa menikmati fasilitas berupa camping ground. Area bermalam dengan tenda ini cukup luas dan strategis. Sehingga, memungkinkan wisatawan untuk menikmati malam di tepi pantai di bawah langit berbintang. Plus deburan suara ombak sebagai pengantar tidur.
Sehingga, tak heran bila banyak keluarga dan komunitas memilih berkemah untuk menikmati suasana alam yang tenang dan menyatu dengan lingkungan.
Peningkatan jumlah pengunjung ini disambut positif oleh pengelola Pantai 3 in 1, M. Zainul Afkar. Pria akrab disapa Inung itu mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Ini hasil dari upaya kami selama ini mengenalkan Pantai 3 in 1 melalui berbagai platform media sosial dan partisipasi aktif dalam event promosi pariwisata seperti table top,” beber Inung.
Kata Inung, pengelola juga terus berbenah dalam penyediaan fasilitas dan layanan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Mulai dari tempat parkir luas, toilet bersih, penyewaan kano, area kuliner dengan menu ikan laut segar yang terjangkau, hingga area camping ground yang kini menjadi favorit wisatawan muda dan keluarga.
Banyak wisatawan, juga membawa berkah bagi travel agent dengan lonjakan pengunjung yang cukup signifikan. Salah satunya adalah Pradipta Tour, agen perjalanan asal Banyuwangi.
“Kami mengetahui Pantai 3 in 1 ini dari Instagram dan TikTok. Karena itu, kami mulai memasukkan destinasi ini dalam paket wisata keluarga. Selain pemandangannya luar biasa, harganya juga ramah di kantong, jadi cocok untuk berbagai kalangan,” kata perwakilan Pradipta Tour.
Pantai 3 in 1 kini menjadi simbol kebangkitan pariwisata pesisir selatan Malang pasca-pandemi. Keindahan alam yang belum banyak tersentuh, ditambah dengan inovasi promosi digital serta kolaborasi antara pengelola dan pelaku industri wisata, menjadi kunci kesuksesan kawasan ini dalam menarik wisatawan.
Pemerintah daerah setempat pun diharapkan terus memberikan dukungan dalam bentuk perbaikan infrastruktur jalan dan promosi terpadu, agar potensi besar kawasan ini semakin maksimal. [yog/aje]






